Jakarta, Mediautama.news – Sejumlah prajurit TNI yang sekaligus berstatus sebagai atlet berprestasi pada ajang SEA Games ke-33 di Thailand mendapatkan penghargaan dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.
Penghargaan tersebut berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) serta kesempatan mengikuti pendidikan Sekolah Perwira dan Sekolah Bintara sebagai bagian dari proses kenaikan pangkat.
Dalam ajang olahraga tingkat Asia Tenggara itu, TNI mengirimkan sebanyak 39 personel. Dari jumlah tersebut, 19 personel berhasil meraih medali emas, 18 personel memperoleh medali perak, dan 17 personel membawa pulang medali perunggu.
“Penghargaan yang diberikan, yakni Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk dua orang, termasuk Rizki Juniansyah atlet angkat besi. Kemudian pendidikan Sekolah Perwira diberikan kepada 34 orang, serta pendidikan Sekolah Bintara kepada tiga orang karena mereka berasal dari Tamtama,” ujar Agus di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2026), dilansir dari Kompas.com.
Agus menegaskan, pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi dan reward atas prestasi yang diraih para prajurit. Ia menambahkan, penghargaan tidak hanya diberikan bagi prajurit yang berprestasi di bidang olahraga, tetapi juga kepada mereka yang menunjukkan dedikasi tinggi saat bertugas di berbagai wilayah.
“Pada tahun lalu, saya juga memberikan penghargaan kepada 158 prajurit yang berprestasi di daerah penugasan, khususnya di Papua,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Agus menjelaskan bahwa pemberian Kenaikan Pangkat Luar Biasa telah ia terapkan sejak menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Darat (Wakasad). Menurutnya, langkah tersebut bertujuan untuk meningkatkan motivasi dan semangat prajurit agar terus berprestasi dan mengabdi kepada negara.
KPLB untuk atlet atas prestasinya di bidang olahraga, menurut Agus, baru pertama kali ia lakukan sejak menjabat sebagai Panglima TNI.
Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto meminta Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto menaikkan pangkat anggota sekaligus atlet berprestasi dalam ajang SEA Games 2025 di Thailand beberapa waktu lalu. Di antaranya tiga orang anggota yang bertanding dalam cabang olahraga berkuda (eventing).
“Di sini ada atlet kuda, ada atlet kuda? Hadir enggak? Yang eventing ada? Eventing kalau tidak salah yang dari tentara berapa orang? Satu, tiga orang. Terima kasih,” kata Prabowo, Kamis (8/1/2026).
“Panglima TNI sudah naik pangkat mereka? Jadi perwira,” imbuhnya.
Kepala Negara juga menyoroti perjuangan tiga orang atlet berkuda tersebut, yakni Riko Ganda Febryyanto, Welda Agapindo, dan Jamhur Hatta. Ketiganya bersama seorang atlet lain, Steven Menayang berhasil meraih medali perak.
Menurut Prabowo, perjuangan mereka tidak mudah. Ia mendapatkan laporan bahwa salah seorang atlet, Riko Ganda Febryyanto, mengalami patah tulang (fraktur) rusuk beberapa hari sebelum bertanding karena tendangan hewan tersebut. Namun, sang atlet tidak menyerah. Ia tetap bertanding sembari memegang tulang rusuknya.
“Kena tendangan kuda, rusuknya fraktur. Jadi dia bertanding dengan memegang tulang rusuknya haha. Dan tidak, tidak mau menyerah, masuk finis. Setelah masuk finis, langsung pingsan,” jelas Prabowo.
Tak hanya itu, Prabowo juga menyoroti Kenaikan Pangkat Luar Biasa untuk atlet angkat besi, Rizki Juniansyah. Ia mendapat kenaikan pangkat dua tingkat dari Letnan Dua menjadi Kapten. Kenaikan pangkat itu diterima Rizki karena kembali berhasil memecahkan rekor dunia di cabang olahraga (cabor) angkat besi. Sebelumnya, ia juga meraih medali emas dalam Olimpiade Paris 2024.
Karena prestasinya itu, ia direkrut masuk ke dalam satuan TNI dengan pangkat Letnan II, sebelum akhirnya kembali naik pangkat menjadi Kapten.
“Saya juga terima kasih atlet kita juga ada yang memecahkan rekor dunia, ya? Saudara Rizki mana? Rizki Juniansyah. Di SEA Games dapat medali emas lagi dan pecahkan rekor dunia,” ucap Prabowo.(r)
Editor: AR Manik






