Simalungun, Mediautama.news – Bupati Kabupaten Simalungun, Anton Achmad Saragih, melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Pertanian Republik Indonesia di Jakarta dan bertemu langsung dengan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Kamis (12/3/2026). Pertemuan tersebut membahas penguatan sektor pertanian serta dukungan program dari pemerintah pusat bagi daerah.
Dalam pertemuan itu, Bupati didampingi Plt Asisten Perekonomian dan Pembangunan Rinton P. Damanik, Plt Kepala Bapperida Alpian Denri Saragih, Kepala Dinas Pertanian Jenri Saragih, serta Kepala Dinas Pendidikan Ueki Damanik. Kehadiran jajaran pejabat tersebut menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam mendorong kemajuan sektor pertanian.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyampaikan dukungan terhadap potensi pertanian Simalungun dengan mengalokasikan sejumlah bantuan untuk meningkatkan produktivitas pertanian di daerah tersebut.
Bantuan yang diberikan meliputi bibit padi gogo untuk lahan seluas 14.000 hektare, bibit padi sawah 5.000 hektare, bibit jagung 3.000 hektare, serta program cetak sawah baru seluas 200 hektare. Secara keseluruhan, dukungan bibit pertanian tersebut mencakup area seluas 22.000 hektare.
Bupati Anton Achmad Saragih menyatakan bahwa dukungan dari pemerintah pusat merupakan langkah strategis
untuk memperkuat posisi Simalungun sebagai salah satu daerah lumbung pangan nasional.
Menurutnya, bantuan tersebut juga akan mendukung kesiapan daerah dalam menyediakan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang menjadi salah satu program prioritas pemerintah.
“Bantuan ini akan membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus mendorong hilirisasi hasil pertanian melalui Koperasi Desa Merah Putih guna memperkuat perekonomian masyarakat desa,” ujar Anton.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Simalungun, Jenri Saragih, menyampaikan apresiasi atas respons cepat dari Kementerian Pertanian. Ia menegaskan pihaknya akan segera menindaklanjuti bantuan tersebut dengan menyiapkan seluruh dokumen dan kelengkapan administrasi yang diperlukan.
“Seluruh berkas usulan dan dokumen pendukung akan segera kami selesaikan agar program ini dapat segera direalisasikan dan manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh para petani di Simalungun,” kata Jenri.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mengembangkan sektor pertanian, sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan petani di Kabupaten Simalungun.(Sim1)
Editor: Edward






