SUMUT  

Patroli Skala Besar Polres Tebingtinggi, Antisipasi Geng Motor dan Balap Liar

Memeriksa: Para personel Polres Tebingtinggi saat memeriksa kenderaan remaja, pada Patroli Skala Besar, Sabtu (28/3/2026) malam.(Foto:dok/Humas Polres Tebingtinggi)

Tebingtinggi, Mediautama.news – Polres Tebingtinggi menggelar patroli skala besar pada Sabtu (28/3/2026) malam guna mengantisipasi tawuran geng motor, balap liar, serta penggunaan knalpot brong di wilayah hukumnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif pasca-Lebaran.

Patroli dipimpin Kabag Ops Polres Tebingtinggi, Kompol Herliandri, didampingi Kasat Reskrim AKP Budi Sihombing, Kapolsek Tebingtinggi AKP Andi Rahmadsyah, serta melibatkan sejumlah personel gabungan.

Dalam keterangan tertulis yang diterima, Minggu (29/3/2026), Kompol Herliandri menjelaskan bahwa patroli tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas, khususnya aksi geng motor, balap liar, dan penggunaan kendaraan yang tidak sesuai spesifikasi teknis.

Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bagian dari Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) yang terus dilaksanakan setelah berakhirnya Operasi Ketupat Toba 2026.

“Patroli yang sebelumnya kami laksanakan terbukti mampu menciptakan situasi yang aman dan kondusif serta dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena itu, patroli skala besar ini akan terus kami lakukan secara konsisten dan penuh tanggung jawab,” ujar Herliandri.

Ia menambahkan, selama patroli berlangsung, personel tetap mengedepankan manajemen risiko dan keselamatan pengguna jalan. Petugas berpakaian sipil terlebih dahulu melakukan penyisiran di titik-titik rawan sesuai rute yang telah ditentukan.

Dari hasil patroli, petugas melakukan penindakan berupa tilang terhadap tiga unit sepeda motor yang tidak memenuhi spesifikasi standar.

Dalam patroli ini, polisi tidak menemukan adanya aksi tawuran geng motor, balap liar, maupun tindak kriminal jalanan seperti 3C dan begal.

Patroli skala besar ini dibagi menjadi dua tim dengan sasaran sejumlah titik rawan, di antaranya kawasan Gapura Desa Payakuruk, Underpass Tol Tebingtinggi–Pematangsiantar, Jalan Gunung Leuser, Simpang Dolok, Simpang Ramayana, Jalan Taman Bahagia, Jalan HM Yamin, Jalan Yos Sudarso, hingga pintu Tol Tebingtinggi di Desa Payabagas, Kabupaten Serdang Bedagai.(Sb1)

Editor: AR Manik