Evakuasi Dramatis Longsor di Pahae Julu, 3 Korban Tewas Sopir Pikap Selamat

Mengevakuasi: Tim gabungan yang terdiri dari Polres Taput, TNI Kodim 0210/TU, dan BPBD saat mengevakuasi korban tanah longsor di Jalinsum Tarutung-Sipirok kawasan Pahae Julu, Selasa (5/5/2026) sore.(Foto:Dok/BPBD Taput)

Taput, Mediautama.news – Tim gabungan yang terdiri dari Polres Taput, TNI Kodim 0210/TU, dan BPBD berhasil mengidentifikasi serta mengevakuasi korban tanah longsor di Jalinsum Tarutung-Sipirok, tepatnya Desa Hutabarat, Kecamatan Pahae Julu, Selasa (5/5/2026) sore.

Bencana ini menyeret satu unit mobil pikap Isuzu Traga bermuatan sayuran ke dalam jurang. Selain itu, seorang pelajar pengendara sepeda motor juga ikut tertimbun.

Plt Kepala BPBD Taput, Binhot Aritonang menjelaskan bahwa dari total empat orang yang terlibat, satu orang selamat, sementara tiga orang lainnya meninggal dunia.

“Sopir mobil bernama Fazar Amri (34) selamat dengan luka-luka. Namun dua penumpangnya, pasangan suami istri Boy Candra Nasution (43) dan Masnibah Hasibuan (38) warga Labuhan Batu, ditemukan tewas terjepit di dalam mobil,” ujarnya, Rabu (6/5/2026).

Korban jiwa lainnya adalah Dava Siagian (15), pelajar yang saat itu mengendarai motor hendak pulang ke Simangumban. Teman korban selamat, namun Dava terseret arus tanah ke jurang dan tertimbun.

Proses evakuasi berlangsung dramatis, sangat sulit dan memakan waktu hingga dini hari karena medan yang curam dan mobil berada di dasar jurang. Ketiga jenazah berhasil dievakuasi dan telah diserahkan kepada keluarga setelah dibawa ke RSUD Tarutung.

Akibat longsor, ruas jalan sempat tertutup total dan lalu lintas lumpuh. Namun setelah alat berat dari Pemkab Taput, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) dan PT Nusantara Hidrotama (NH) diturunkan untuk membersihkan material, arus kendaraan kini sudah bisa dilewati dengan sistem buka tutup.(Taut1)

Editor: Edward