Medan, Mediautama.news – Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga toleransi dan merawat keberagaman sebagai modal sosial untuk memperkuat pembangunan Kota Medan.
Hal itu disampaikannya saat membuka Sosialisasi Pengukuran E-Survey Indeks Harmoni Indonesia (IHAI) di Gedung PKK Kota Medan, Jumat (10/7/2026).
Rico Waas menegaskan, Kota Medan merupakan miniatur Indonesia yang dihuni beragam suku, budaya, dan agama. Menurutnya, keberagaman harus dipandang sebagai kekuatan yang menciptakan harmoni, bukan sumber perbedaan.
Ia mengajak camat dan seluruh elemen masyarakat menjadi agen harmoni dengan mengajak warga mengisi e-survey IHAI serta menanamkan nilai toleransi kepada generasi muda agar kerukunan tetap terjaga.
“Medan untuk Semua dan Semua untuk Medan” harus diwujudkan melalui sikap saling menghormati dan gotong royong membangun kota, ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Kota Medan Andi Mario Siregar mengatakan Kota Medan menjadi bagian dari pengukuran Indeks Harmoni Indonesia di Sumatera Utara. Hingga Jumat pagi, jumlah pengisi e-survey telah mencapai 2.020 orang atau melampaui target.
Menurutnya, hasil survei akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan berbasis data, khususnya dalam memperkuat harmoni sosial, keberagaman, serta menciptakan suasana yang aman dan kondusif. Sosialisasi berlangsung pada 10, 13, dan 14 Juli 2026 dengan melibatkan 500 peserta.(Komed)
Editor: Edward






