MediaUtama | Medan – Gerak cepat (gercep) dilakukan Relawan Bobby Nasution (Re-Born) ketika mendengar adanya warga di Kampung Sejahtera (Kampung Kubur), Kelurahan Petisah Tengah, Medan Petisah, terkena demam berdarah dengue (DBD).
Tim Re-Born langsung melakukan fogging (pengasapan) di kawasan tepi Sungai Babura itu, Minggu (27/9/2020).
Kegiatan ini bermula saat Ketua STM Masjid Al Amin di Kampung Sejahtera H Marsyam, berkordinasi dengan Ketum Re-Born Suwarno untuk membantu pengasapan di Lingkungan I dan Lingkungan II, Kampung Sejahtera. Mendengar permintaan itu, Suwarno secara swadaya gercep memenuhi permintaan tersebut.
Suwarno didampingi Sekretaris Umum Re-Born Rahmad Syah Ramadhan Harahap, Bendahara Umum Re-Born Mester Harahap, Ketua Kordinator Wilayah Abu Bakar Nasution, Wakil Bendahara Romulo Sinaga dan jajaran pengurus lainnya berangkat ke Kampung Kubur.
Rahmadsyah Ramadhan Harahap Sekretaris Umum Re-Born menambahkan, jika sudah menyangkut masalah DBD yang memang menjadi wabah suatu wilayah, semprot nyamuk biasa di rumah tidak akan memberi perlindungan yang cukup. Untuk memberantas keberadaan nyamuk-nyamuk jahat yang dapat terus menghantui warga, perlu dilakukan aksi fogging.
“Fogging sendiri merupakan tindakan pengasapan yang dinilai efektif membunuh nyamuk. Karena dilakukan dalam skala yang cukup besar, dan fogging kali ini kami laksanakan dengan mandiri dengan melibatkan masyarakat dalam menentukan sasaran fogging itu sendiri,” ungkap Rahmad.
Terpantau tiap lorong di dua lingkungan di kampung tersebut disusuri Tim Re-Born. Kedatangan Tim Re-Born melakukan pengasapan ini disambut positif oleh masyarakat setempat.
“Kami berterima kasih dengan langkah Re-Born. Sudah ada kemarin yang kena, makanya kami bersyukurlah ada fogging gini supaya gak ada lagi yang kena DBD. Semoga kedepan Bobby-Aulia bisa terpilih dan tetap memperhatikan kampung kami,” ujar Ani, seorang warga.
Sementara itu, Marsyam mengungkapkan sebulan lalu ada warga mereka yang terkena DBD. Mereka kemudian coba berkordinasi dengan pihak terkait untuk melakukan pengasapan. Hanya saja, permintaan itu belum juga terlaksana.
Lanjut dikatakan H Marsyam, dirinya kemudian berkordinasi dengan Ketum Re-Born untuk dibantu melakukan pengasapan. Hingga akhirnya, pengasapan tersebut dilakukan Tim Re-Born. “Terima kasih Re-Born sudah mau turun melakukan pengasapan di kampung kami.
Ketum Re-Born Suwarno menuturkan kegiatan itu bermula dari laporan masyarakat adanya korban DBD. Pengasapan ini juga sebagai langkah antisipasi agar tidak ada lagi korban DBD kedepannya.
Suwarno berharap ini sebagai langkah awal kepedulian Re-Born kepada masyarakat di Medan seperti yang diarahkan oleh Bobby-Aulia. Fogging ini bisa mendorong pemangku kepentingan agar lebih peka terhadap keluhan masyarakat.
“Kita akan terus membuka pintu kolaborasi dengan organisasi apapun seperti arahan dari Bang Bobby dan Bang Aulia. Sehingga benar-benar bisa menciptakan Medan yang lebih baik dan berkah,” tandas Suwarno.
[M4DON]






