Dewi Sri Kusuk/Pijat Diduga Jadi Sarang Prostitusi, Kapolsek Helvetia Akan Tindak Lanjuti

MediaUtama I Medan – Kapolsek Helvetia Kompol Pardamean Hutahaean (foto-kiri/int) sigap menerima laporan masyarakat, beliau mengatakan akan segera mengecek dan menindaklanjuti informasi yang diberikan tim media ini.

“Trimakasih info nya, kita dari Polsek (Helvetia) mengecek dan menindaklanjuti,” tegas Kapolsek Helvetia, Senin (23/11/2020), kepada wartawan.

Sebelumnya diberitakan, usaha pijat/refleksi/kusuk di Jalan Asrama, Kecamatan Helvetia, Medan dengan nama “Dewi Sri” milik pria dengan panggilan “Projo” diduga berubah fungsi menjadi lokasi prostitusi.

Tempat tersebut membuat masyarakat resah, terutama kaum ibu. Pasalnya, para suami warga sekitar jadi terpancing untuk datang ke tempat pijat “esek-esek” itu, yang terjerumus, ujung-ujungnya dapat merusak rumah tangga.

Bukan itu saja, warga juga menilai Pijat Dewi Sri juga berdekatan dengan rumah ibadah (Gereja HKBP), yang jaraknya hanya sekitar 50 meter.

Pemilik usaha tersebut diketahui bernama Ahmad alias “Projo” yang kembali hendak dikonfirmasi melalui seluler belum berhasil.(TIM)