SUMUT  

Tidak ada yang Menerima, Massa ASPBB – SB Kecewa dengan DPRD Sergai

Kecewa: Ketua ASPBB - SB, Agan Surya Tanjung menyampaikan kekecewaannya, karena tidak satupun anggota DPRD Sergai yang menerima mereka di kantor dewan setempat, Senin (26/9/2022).(Foto: Mu/ist)

Sergai, Mediautama.news – Aliansi Serikat Pekerja Buruh Bersatu – Serdang Bedagai (ASPBB – SB) merasa kecewa dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serdang Bedagai. Pasalnya, tidak satupun wakil rakyat ini menerima mereka saat ingin menyampaikan tuntutannya.

Hal itu ditegaskan Ketua ASPBB – SB, Agan Surya Tanjung dalam orasinya saat menggelar aksi demo di DPRD Sergai, Senin (26/9/2022).

“Kepada seluruh anggota legislatif yang ada di Kabupaten Serdang Bedagai, khususnya yang menangani perkara perburuhan dan ketenagakerjaan. Hari ini kami kecewa. Yang kedua pak tolong disampaikan kami kecewa pak, dan yang ketiga perlu disampaikan lagi pak, kami lebih kecewa lagi pak ,” teriak Agan Surya dihadapan Kabag Umum DPRD Sergai, Sudarno.

Menurutnya, surat pemberitahuan terkait aksi damai para buruh sudah dilayangkan ke DPRD Sergai sejak seminggu lalu.” Tetapi kenapa tidak satupun Wakil rakyat ini menerima kami ?, ” keluhnya lagi.

Padahal, jelasnya, DPRD itu dipilih rakyat. Hari ini dari kebijakan yang diambil oleh pemerintah tidak ada yang bersuara, sehingga para buruh mengaku benar-benar sangat kecewa.

Pada kesempatan itu, Ketua ASPBB-SB menyampaikan tuntutannya yaitu, 1. Tolak kenaikan dan turunkan kembali harga BBM bersubsidi, 2. Cabut dan batalkan Undang – Undang Cipta Kerja Nomor 11 Tahun 2020, 3. Hapuskan Sistem Buruh Kontrak dan Outsourcing.

Kemudian 4. Turunkan harga-harga kebutuhan pokok, 5. Naikan Upah Serdang Bedagai 15 persen, 6. Buat pasar murah untuk Buruh dan Pekerja di Serdang Bedagai, 7. Tetapkan tabel upah bongkar muat di Serdang Bedagai dan 8. Bangun balai Latihan kerja (BLK) dan bentuk Lembaga Pelatihan Kerja (LPK).

Sementara, Kabag Umum DPRD Sergai, Sudarno menyampaikan bahwa para anggota DPRD sedang Tugas Luar. ” Kami hanya memfasilitasi, bukan menerima aksi massa ini, karena kami tidak berhak memberikan statement,”ungkapnya.

Selanjutnya, massa membubarkan diri dengan perasaan kecewa karena tidak bertemu dengan wakilnya di kantor DPRD Sergai. (Yusliar)