SUMUT  

IGD Khusus Didirikan, Bupati Taput: Biaya Perobatan Korban Gempa Digratiskan

IGD Khusus : Inilah ruang IGD Khusus berupa tenda di pelataran parkir RSUD Tarutung, guna mewaspadai gempa susulan dan antisipasi korban gempa (Foto : Mu/ist)

Taput, Mediautama.news – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarutung mendirikan intalasi gawat darurat (IGD) khusus. Hal ini untuk mewaspadai terjadinya gempa susulan.

Informasi diperoleh, akibat kejadian ini, terdapat 1 korban meninggal dunia dan 11 orang luka-luka. Korban meninggal bernama Leo Sihombing (62) warga jalan Kornel Simanjuntak Kecamatan Tarutung. Alm
meninggal dunia dikarenakan sakit jantung diakibatkan gempa.

Sementara, korban yang mengalami luka yaitu, Candra A P (24) petugas SatPol PP Tapanuli Utara tertimpa lemari di kantor Kejaksaan Taput, Indah Lubantobing Tobing (12), Elisabet Lumban Toruan (18), Febrian Manalu (21), Romauli Nababan (24), Panti Hutabarat (52), Jonatan Manalu (6) Stevanus Sitinjak (14), Pola Simanjuntak (34), Alfa Siahaan (9) dan Alen Marleha Hutagalung.

Saat ini, seluruhnya korban luka sudah mendapat perawatan di RSU Tarutung.

Mewaspadai terjadinya gempa susulan serta adanya korban tambahan dari gempa Sabtu dinihari, pihak RSUD telah mendirikan IGD Khusus dengan menggunakan tenda BNPB dan Dinas Sosial.

Sementara, Bupati Taput Nikson Nababan mengatakan, Pemkab Tapanuli Utara akan menangani para korban secara maksimal dan menggratiskan seluruh biaya perobatan para korban.

Terkait bencana ini, Pemkab Taput telah berkordinasi dengan Polri dan TNI untuk menangani para korban. (Tap 1)