Medan, Mediautama.news – Kapolrestabes Medan Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda memimpin apel gelar pasukan Operasi Kewilayahan Zebra Toba 2022, di Mapolrestabes, Senin (3/10/2202). Kegiatan itu untuk cipta kondisi di bidang Kamseltibcar Lantas menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023.
Hadir dalam acara, Dandim 0201/Medan Kolonel Inf Ferry Muzawwad, Wakapolrestabes Medan Yudhi Hery Setiawan, Kejari Medan Wahyu Sabrudin, Kabag SDM Polrestabes AKBP Samsidar br Tambunan, Kasat Intelkam AKBP Ahyan, Kasat Lantas AKBP Sonny Wilfrid Siregar, Kasat Samapta Kompol Pardamean Hutahean.
Kemudian, Kapolsek jajaran, para Kasatgas Ops Zebra, para Kanit Lantas jajaran Polrestabes Medan, mewakili Kasat Pol PP Wandro Malau, mewakili Kadishub Kota Medan dan personel Tersprin Ops Zebra.
Valentino dalam arahannya mengatakan, saat ini tengah fokus melakukan penertiban kendaraan bermotor yang ada di wilayah hukum (wilkum) Polrestabes Medan. Mengingat banyaknya lakalantas yang terjadi akibat ugal-ugalan di jalan raya.
Gelar pasukan Operasi Zebra Toba ini juga sekaligus cipta kondisi menjelang Natal dan Tahun 2023. Kepada personel yang tersprint agar melaksanakan tugasnya dengan baik.
Menurut Valentino, pelaksanaan Operasi Zebra 2022 ini lebih mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif. Artinya tidak ada penegakkan hukum secara stationer. ” Penegakkan hukum lalulintas dilakukan secara electronic traffic law enforcement (ETLE) atau tilang elektronik,” jelasnya.
Ditegaskan, ada 7 prioritas pelanggaran dalam Operasi Zebra yakni, pengendara sepeda motor yang menggunakan ponsel saat berkendara, yang masih di bawah umur, yang berboncengan lebih dari satu orang, yang tidak memakai helm atau tidak menggunakan sabuk pengaman.
Selanjutnya, pengendara sepeda motor dalam pengaruh alkohol, yang melawan arus dan pengendara yang melebihi batas kecepatan.
“Personil dalam menjalankan tugas agar bersikap humanis kepada masyarakat. Upayakan jangan melakukan pelanggaran yang mencoreng institusi Polri khususnya Polrestabes Medan,” ujarnya. (Md 1)






