Pematangsiantar, Mediautama.news – Pasca tragedi Kanjuruhan Malang dan bencana gempa bumi di Tapanuli Utara (Taput), Polres Pematangsiantar bersama masyarakat dan mahasiswa menggelar doa bersama di Auditorium USI Jalan Sisingamangaraja Pematangsiantar, Rabu (5/10/2022) sore.
Kapolres Pematangsiantar, AKBP Fernando menyampaikan, doa bersama ini sebagai bentuk ungkapan duka cita atas peristiwa kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang, yang mengakibatkan banyak korban jiwa termasuk personel Polri.
Kemudian, doa bersama ini juga sebagai ungkapan duka atas musibah bencana gempa bumi di Kabupaten Tapanuli Utara.
Seluruh masyarakat Indonesia tentu prihatin dengan kejadian ini. ” Kita mengucapkan belasungkawa kepada saudara-saudara kita yang saat ini mengalami musibah,” ujarnya.
Dikatakan, bahwa peristiwa Kanjuruhan ini bisa menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki dunia persepakbolaan Indonesia.
Pada kesempatan itu, Kapolres menghimbau seluruh elemen masyarakat sera para mahasiswa agar bersama-sama menciptakan Kamtibmas khususnya di wilayah Kota Pematangsiantar. (Sml 1)






