SUMUT  

Antisipasi Paham Radikalisme dan Terorisme, Pemko Binjai dan Densus 88 AT Gelar Rakor

Pernyataan Sikap: Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah membacakan 'pernyataan sikap ' menolak paham radikalisme dan terorisme, yang diikuti oleh para stakeholder dan masyarakat yang hadir di Aula Pemko Binjai, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Jumat, (14/10/2022). (Foto : MU / Ichan S).

Binjai, Mediautama.news – Pemerintah Kota (Pemko) Binjai bekerjasama dengan Densus 88 Anti Teror Polri menggelar rapat koordinasi (Rakor) antisipasi paham Radikalisme dan Terorisme dengan para stakeholder di Aula Pemko Binjai, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Binjai Kota, Jumat, (14/10/2022).

Hadir dalam acara ini, Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, Direktorat pencegahan Densus 88 AT Polri Kompol Agus Isnaini beserta rombongan, Kasat Intel Polres Binjai AKP Ruswandi, perwakilan Kodim 0203/Langkat Pasintel Kapten Inf Eben Ezer Pakpahan.

Kemudian, fungsional Intel Kajari Kota Binjai Lidya Panjaitan, SH, perwakilan PN Kota Binjai Mukhtar SH.MH, perwakilan Kalapas Kota Binjai Kasbindikdat Menda, Sekda Kota Binjai H. Irwansyah Nasution S.Sos, para Camat dan Lurah Se-Kota Binjai, para perwakilan FKUB, serta para tokoh agama dan masyarakat Kota Binjai.

Dalam sambutannya, Wali Kota Binjai menyampaikan rakoor ini membahas upaya membangun sinergitas dalam mencegah penyebaran paham intoleransi, radikalisme dan terorisme di wilayah kota Binjai.

” Dalam menjaga Kamtibmas perlu adanya sinergitas di antara tokoh agama, tokoh masyarakat dan seluruh komponen masyarakat untuk mempertahankan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif serta penuh toleransi di wilayah kita ini,” ujarnya.

Ia pun mengajak seluruh pihak untuk selalu menjaga kerukunan dan toleransi antar umat beragama. Jangan mudah terprovokasi oleh berita-berita yang belum tentu kebenarannya atau hoax, jangan terpengaruh faham-faham radikal yang dapat merongrong ideologi Pancasila serta dapat memecah persatuan dan kesatuan bangsa,” tegasnya.

Direktorat pencegahan Densus 88 AT Polri, Kompol Agus Isnaini, M.Si mengatakan, bahwa Radikalisme dan Terorisme adalah sebuah kejahatan yang luar biasa dan butuh penanganan serius karena berasal dari pola pikir dan keyakinan.

” Salah satu upaya pencegahan berkembangnya paham radikalisme, intoleransi dan terorisme adalah dengan pendidikan yang benar dan pendekatan dengan menjunjung tinggi nilai nilai kemanusiaan dan nilai nilai kebangsaan, ” jelasnya.

Lebih lanjut, Kompol Agus juga menjelaskan, berbagai macam cara yang dilakukan oleh mereka untuk menyebarkan paham radikalisme dan terorisme, tidak hanya orang dewasa tetapi juga anak anak remaja.

” Salah satunya adalah dengan memanfaatkan kajian agama, hubungan keluarga dan keakraban, perkawinan, organisasi atau komunitas, melalui buku dan tulisan, lembaga pendidikan, konflik sara dan media sosial, ” pungkasnya.

Pada kegiatan tersebut, Pemko Binjai bersama para stakeholder serta masyarakat yang hadir juga melakukan pernyataan sikap untuk menolak paham radikalisme dan terorisme yang langsung dipimpin dan dibacakan oleh Wali Kota Binjai Drs. H. Amir Hamzah, M.AP. (Ichan)