SUMUT  

Blangko e-KTP Terbatas, Pencetakan Untuk Warga Medan Diprioritaskan Pemula

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Medan, Baginda P. Siregar (Foto: Mu/dok)

Medan, Mediautama.news – Persediaan blangko e-KTP di Kota Medan jumlahnya terbatas.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Medan, Baginda P. Siregar kepada wartawan, Sabtu (29/7/2023), di Medan.

Keterbatasan ini, jelasnya, membuat pihaknya tidak bisa melakukan pencetakan bagi warga luar Medan.

“Blangko yang ada saat ini diperuntukkan bagi warga Medan dengan prioritas pemula, yakni warga yang baru pertama kali mengurus KTP atau berusia 17 tahun ,” ujarnya.

Dikatakan, banyak warga luar Medan yang melakukan pencetakan e-KTP di kecamatan maupun kelurahan. Akibatnya persediaan blangko e-KTP di Medan jadi terbatas.

Pelayanan pengurusan e-KTP saat ini, sebutnya, terus berjalan. Bahkan, Disdukcapil melakukan sistem jemput bola perekaman e-KTP untuk warga pemula. Sistem ini dilakukan untuk memberikan kemudahan bagi warga pemula dalam pengurusan dan perekaman e-KTP.

“Seperti sore hingga malam ini, kita jemput bola ke Beranda Kreatif Medan di halaman kantor Wali Kota. Sebelumnya mulai 25 sampai 28 Juli, kita juga buka stand perekaman e-KTP di Medan IKM Fest di Brastagi Supermarket,” ungkapnya.

Kemudian, pihaknya juga melakukan jemput bola perekaman e-KTP ke SMA/SMK/MA yang ada di Medan. Kegiatan ini dilakukan setiap minggu, pada hari Senin, Selasa, dan Rabu.

Baginda mengatakan, pihaknya telah menyurati Kementerian Dalam Negeri agar bisa menambah persediaan blangko e-KTP untuk Medan.

“Mudah-mudahan secepatnya kita akan mendapat tambahan blangko,” harap Baginda.

Menurutnya, bagi warga yang mendesak sebenarnya dapat melakukan aktivitasi Identitas Kependudukan Digital (IKD). Dalam IKD ini, ujarnya, juga terdapat dokumen kependudukan berupa KTP-el dan Kartu Keluarga, sampai saat ini jumlah warga Medan yang sudah mengaktivasi IKD sebanyak 15 ribu lebih.

“Aktivitasi IKD ini dapat dilakukan di kantor Disdukcapil, kelurahan, kecamatan, dan stand yang kita buka di berbagai even di Medan,” kata Baginda. (Komed)

Editor: Edward