Hati-hati ! Membersihkan Bagian Tubuh ini Terlalu Sering Justru Berbahaya

Keramas (Foto: Ilustrasi/ Pexels)

Medan, Mediautama.news – Betul sekali ! Terlalu sering membersihkan beberapa bagian tubuh justru bisa mengganggu keseimbangan alami tubuh. Ini karena tubuh punya cara sendiri untuk menjaga kebersihan.

Bahkan, beberapa area ini bila sering-sering dibersihkan, malah bisa memicu masalah baru atau berdampak terhadap kesehatan.

Beberapa area yang sebaiknya tidak terlalu sering dibersihkan, dilansir dari CNN Indonesia:

1. Telinga
Menggunakan cotton bud dapat mendorong kotoran telinga masuk lebih dalam. Biarkan kotoran keluar secara alami.

Seperti diungkapkan Erich Voigt, ahli THT, bahwa menggunakan cotton bud akan mendorong kotoran telinga masuk jauh ke dalam. Padahal seharusnya kotoran telinga itu keluar secara alami.

2. Wajah
Eksfoliasi hanya perlu dilakukan dua kali seminggu. Eksfoliasi berlebihan bisa menyebabkan kulit kering dan iritasi.

“Mengeksfoliasi kulit secara berlebihan bisa sama berbahayanya dengan menggunakan jenis produk yang salah, karena dapat menghilangkan minyak alami pada kulit dan menyebabkan jerawat,” kata dokter kulit Jody Levine.

3. Rambut
Keramas setiap hari tidak dianjurkan karena bisa menghilangkan minyak alami rambut. Coba berikan waktu satu hari ekstra tanpa keramas untuk menyeimbangkan produksi minyak alami.

Penata rambut Kota New York Elle Kinney melansir dari Prevention menyebut, bahwa mencuci rambut setiap hari itu terlalu berlebihan. Karenanya, perlu memberikan kulit kepala kesempatan untuk menyeimbangkan dan menjadi yang terbaik.

4. Hidung
Mengupil dapat menyebabkan goresan kecil dan iritasi. Hindari menyentuh rongga hidung dengan jari terlalu sering.

“Darah keluar dan faktanya, Anda dapat meningkatkan pengerasan kulit dan iritasi di dalam hidung dengan mengupil,” ujar Voigt.

5. Vagina
Kadang membersihkan vagina malah bisa memperburuk keadaan. Bau aneh dari vagina bukan berarti kebersihan area ini buruk dan harus dicuci.

Infeksi seperti bakterial vaginosis dapat memicu bau amis. Mencuci dengan sabun beraroma bisa mengacaukan pH vagina dan membuat infeksi susah sembuh.

Untuk itu, perempuan harus paham, bahwa Vagina memiliki kemampuan untuk membersihkan dirinya sendiri. Gunakan air biasa atau sabun lembut yang tidak beraroma untuk membersihkan vulva.

“Air biasa biasanya cukup untuk membersihkan vulva Anda, tapi jika Anda ingin menggunakan sabun, pastikan sabunnya lembut dan tidak beraroma,” jelas dokter penyakit dalam Roshini Raj.(r)

Editor: Efran