Kakorlantas Polri Canangkan Pemasangan 5.000 ETLE hingga Tahun 2026

Kakorlantas Polri Irjen Pol. Agus Suryonugroho saat berbicara di Aula Borobudur Dirlantas Polda Jawa Tengah, Jawa Tengah, Selasa (21/10/2025).(Foto:ANTARA/HO-Korlantas Polri)

Jakarta, Mediautama.news – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menargetkan pemasangan 5.000 unit sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) di seluruh Indonesia pada tahun 2026.

“ETLE di republik ini baru 1.263. Saya minta di 2026 itu 5.000 kamera,” ujar Agus dalam keterangan di Jakarta, Rabu (22/10/2025), dikutip dari Antara.

Ke depan, tegasnya, penegakan hukum lalu lintas berbasis ETLE akan lebih dikedepankan dengan komposisi 95 persen melalui sistem elektronik, dan hanya lima persen secara manual.

“Gunakan teknologi yang kita punya. Kita memiliki ETLE statis, handheld, mobile onboard, dan portable. Bahkan sudah ada penggunaan drone. Tolong dikembangkan sesuai situasi dan kondisi di lapangan,” kata Agus.

Meski demikian, Agus mengingatkan bahwa penegakan hukum merupakan langkah terakhir, dan meminta jajarannya untuk mengutamakan edukasi serta sosialisasi kepada masyarakat.

“Tidak harus dan tidak bangga kita harus melakukan pendekatan hukum, tetapi kedepankan humanis, edukatif. Jadikan pengguna jalan itu sadar dengan dirinya sendiri. Jadi, dikelola dengan baik, tidak harus dikejar-kejar, situasinya beda,” ucapnya.

Adapun pada Selasa (21/10), Kakorlantas Irjen Pol. Agus Suryonugroho mengapresiasi kinerja Ditlantas Polda Jateng dalam penegakan hukum berbasis digital melalui ETLE.

Nantinya, ia terus memonitor dan mengevaluasi kinerja ETLE dalam penilangan berbasis elektronik. Selain itu, Agus juga berpesan agar polantas bersahabat dengan masyarakat, khususnya pengguna jalan.

Ia juga mengajarkan untuk senantiasa melayani masyarakat dengan humanis di era modern ini.

“Program ‘Polantas Menyapa’ saya titip betul. Saya banyak laporan di Jawa Tengah, luar biasa. Jadi, bersahabat dengan komunitas, menyapa dengan para driver, menyapa dengan pengguna jalan lainnya, bahwa polantas itu tidak boleh punya musuh,” katanya.(r)

Editor: Edward