Jakarta, Mediautama.news – Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan keluarganya dilaporkan mengantongi pendapatan sekitar US$1,4 miliar atau Rp23,7 triliun dari sejumlah proyek kripto dalam setahun sejak ia kembali menjabat.
Bloomberg melaporkan, nilai tersebut setara dengan sekitar seperlima dari total kekayaan bersih keluarga Trump, mengutip theblock.co dan dilansir dari CNBC Indonesia.
Namun, dibandingkan tahun sebelumnya total kekayaan keluarga Trump secara keseluruhan tidak mengalami peningkatan signifikan. Bloomberg mencatat total kekayaan bersih keluarga Trump masih berada di kisaran US$6,8 miliar atau sekitar Rp115.12 triliun, relatif sama dengan posisi tahun lalu.
Keuntungan dari aset kripto tersebut terimbangi oleh anjloknya nilai perusahaan media sosial milik Trump, Trump Media & Technology Group Corp. Penurunan valuasi entitas tersebut membuat lonjakan pendapatan dari kripto tidak sepenuhnya tercermin dalam total kekayaan keluarga.
Secara realisasi, proyek-proyek kripto keluarga Trump telah menghasilkan lebih dari US$1 miliar, terutama dari proyek DeFi World Liberty Financial dan memecoin resmi Presiden Trump. Namun secara di atas kertas, kepemilikan aset digital keluarga Trump berpotensi bernilai miliaran dolar lebih tinggi.
Bloomberg melaporkan keluarga Trump masih memegang token pendiri World Liberty Financial senilai sekitar US$3,8 miliar berdasarkan harga saat ini. Token tersebut tidak dimasukkan dalam perhitungan kekayaan karena masih terkunci dan belum dapat diperdagangkan.
Pada puncaknya, nilai token WLFI milik keluarga Trump sempat melampaui US$5 miliar setelah debut pada September lalu di kisaran US$0,30 per token. Saat ini, token WLFI diperdagangkan di level sekitar US$0,16 per token, berdasarkan data The Block.
World Liberty Financial, yang didirikan bersama oleh Donald Trump Jr. dan Eric Trump serta mencantumkan Presiden Trump sebagai co-founder emeritus, terus memperluas bisnis aset digitalnya. Pekan lalu, proyek tersebut meluncurkan platform pinjam-meminjam World Liberty Markets, sementara stablecoin USD1 besutannya telah tumbuh menjadi salah satu token berbasis dolar AS terbesar yang beredar.
Namun, proyek ini juga menuai sorotan tajam dari para pengkritik. Mereka menilai keterlibatan Presiden Trump dalam World Liberty Financial berpotensi menimbulkan konflik kepentingan bagi mantan pengusaha properti yang kini menjabat sebagai kepala negara.(r)
Editor: Edward






