Pesawat Terjun Payung Jatuh Sesaat Setelah Lepas Landas di Missouri, 12 Orang Tewas

Puing-puing pesawat: Terlihat puing-puing pesawat yang membawa penerjun payung jatuh di Butler, Missouri, AS, pada 14 Juni 2026, di lapangan di sebelah Bandara Memorial Butler dalam gambar diam dari video.(Foto: via REUTERS/ABC Affiliate KMBC via CNBC Indonesia)

Jakarta, Mediautama.news – Sebuah pesawat terjun payung jatuh sesaat setelah lepas landas di negara bagian Missouri, Amerika Serikat, Minggu (14/6/2026) waktu setempat. Seluruh 12 orang yang berada di dalam pesawat, terdiri dari 11 penerjun payung dan seorang pilot, dilaporkan tewas.

Operator penerbangan Skydive Kansas City seperti dikutip Reuters dan melansir CNBC Indonesia, Senin (15/6/2026 menyatakan, seluruh penumpang dan awak pesawat meninggal dunia dalam kecelakaan tersebut. Insiden terjadi di dekat Bandara Memorial Butler, sekitar 95 kilometer di selatan Kansas City.

Menurut pejabat bandara sekaligus Direktur Manajemen Darurat Kabupaten Bates, Dennis Jacobs, pesawat turboprop bermesin tunggal itu lepas landas sekitar pukul 11.20 waktu setempat. Namun, pesawat gagal mencapai ketinggian normal, berbelok tajam ke kiri, lalu jatuh sekitar 274 meter dari ujung landasan.

Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) mengidentifikasi pesawat tersebut sebagai Pacific Aerospace P750XL, pesawat buatan Selandia Baru yang umum digunakan untuk operasi terjun payung.

Sheriff Kabupaten Bates, Chad Anderson, mengatakan tidak ditemukan indikasi tindak kriminal maupun unsur terorisme. Pihak berwenang menduga peristiwa itu murni kecelakaan penerbangan.

Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) telah mengirim petugas ke lokasi kejadian, sementara NTSB memimpin penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan. Identitas para korban belum diumumkan hingga seluruh keluarga menerima pemberitahuan resmi. Laporan akhir investigasi diperkirakan baru akan diterbitkan dalam 12 hingga 24 bulan mendatang.(r)

Editor: Edward