EKBIS  

Tekan Biaya Hadapi Pesaing China, Porsche Pangkas Ribuan Pekerja

Porche (Foto:ilutrasi/Pixabay)

Jakarta, Mediautama.news – Produsen mobil mewah asal Jerman, Porsche, berencana memangkas sekitar 9.000 tenaga kerja atau hampir seperlima total karyawannya hingga tahun 2035. Langkah ini merupakan bagian dari restrukturisasi besar-besaran akibat anjloknya permintaan di pasar China serta melambatnya transisi ke kendaraan listrik.

Berdasarkan kesepakatan dengan serikat pekerja yang dikutip Reuters dan melansir CNBCIndonesia, Selasa (28/7/2026), sebanyak 5.000 posisi akan dihapus melalui pensiun alami dan pengunduran diri sukarela tanpa PHK paksa. Ini menyusul pemangkasan 3.900 posisi pada 2025 serta 500 posisi lain yang diumumkan awal tahun ini, sehingga total pengurangan mencapai 9.000 dari sekitar 42.600 karyawan akhir 2024.

CEO Michael Leiters menyatakan langkah ini diperlukan seiring merosotnya penjualan di China pasar yang dulunya paling menguntungkan serta target elektrifikasi yang belum tercapai. Analis Daniel Schwarz menilai pemangkasan tak terelakkan untuk menekan biaya mengingat pemulihan pasar China belum terlihat cepat.

Porsche bukan satu-satunya merek asal Jerman yang berhemat, Mercedes-Benz dan BMW juga melakukan efisiensi menghadapi persaingan ketat dengan produsen China serta tarif impor tinggi. Meski demikian, operasional pabrik tetap dijamin berjalan hingga 2035 dan perusahaan mengalokasikan investasi €2,1 miliar untuk fasilitas di Stuttgart-Zuffenhausen serta pusat riset Weissach.

Langkah ini sekaligus bagian dari upaya lebih luas Grup Volkswagen, yang menargetkan pemangkasan hingga 100.000 posisi di seluruh grup. CEO Oliver Blume pun telah memperingatkan empat pabrik VW termasuk satu milik Audi berisiko ditutup pasca-2030 jika kondisi pasar belum membaik.(r)

Editor: Edward