SUMUT  

LK I HMI MPO Cabang Medan Sukses Digelar, Calon Kader Didorong Berpikir Kritis

Sertifikat: Penyerahan sertifikat pemateri Basic Training Latihan Kader I HMI MPO selingkup Komisariat Cabang Medan yang berlangsung pada 11–13 September 2026. (Foto:Dok)

Medan, Mediautama.news – Basic Training Latihan Kader (LK) I Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) MPO selingkup Komisariat Cabang Medan yang berlangsung pada 11–13 September 2026 berlangsung sukses.

Kegiatan tersebut menjadi ruang bagi calon kader untuk memahami nilai-nilai dasar HMI sekaligus melatih kemampuan berpikir kritis dalam merespons berbagai persoalan dan isu yang berkembang di tengah masyarakat.

Formatur HMI MPO Cabang Medan periode 2026–2027, Maulana Bagus Aditya, mengatakan peserta tidak hanya diarahkan untuk mampu menganalisis persoalan, tetapi juga mencari solusi melalui proses diskusi.

“Calon kader diberikan pemahaman terkait nilai-nilai yang ada pada HMI. Mereka juga dilatih untuk berpikir kritis dan menanggapi berbagai macam isu yang diberikan oleh pemateri,” kata Maulana.

Menurut dia, proses kaderisasi dalam LK I tidak berhenti pada kemampuan berpikir kritis. Peserta juga didorong untuk mampu mencari jalan keluar terhadap persoalan yang ditemukan selama diskusi.

“LK I tidak hanya berkegiatan pada berpikir kritis, tetapi juga dipacu bagaimana kita mencari solusi dari isu yang kita temukan dalam diskusi,” ujarnya.

Aditya menjelaskan, dalam kegiatan tersebut peserta juga diperkenalkan dengan konsep Insan Ulil Albab yang menjadi salah satu gagasan penting dalam pembentukan karakter kader.

Insan Ulil Albab, kata dia, merupakan manusia yang mampu memadukan kemampuan berpikir dan berzikir. Artinya, seorang kader tidak hanya menggunakan akal dalam melihat persoalan, tetapi juga menjadikan nilai-nilai Islam dan Al-Qur’an sebagai landasan dalam bersikap dan mengambil tindakan.

“Insan Ulil Albab ini adalah manusia yang berpikir dan juga zikir. Bagaimana melihat suatu isu dengan menggunakan akal sehat dan bertindak berdasarkan landasan Al-Qur’an,” jelasnya.

Selain itu, nilai YAKUSA (Yakin Usaha Sampai) juga menjadi bagian yang ditanamkan kepada setiap kader HMI.

Maulana mengatakan, YAKUSA menjadi motivasi bagi kader untuk terus berusaha dan berjuang selama apa yang dilakukan berada dalam koridor kebenaran serta sesuai dengan nilai-nilai Islam yang menjadi landasan organisasi.

“Yakin Usaha Sampai ditanamkan kepada setiap kader agar tetap termotivasi menghadapi sesuatu, seberat apa pun. Selama usaha dan perjuangan itu benar serta berdasarkan nilai-nilai Islam, maka harus tetap dilakukan,” katanya.

Menurut dia, YAKUSA juga mengajarkan bahwa setiap perjuangan membutuhkan keyakinan dan ketekunan, meskipun proses yang dilalui tidak selalu mudah.

“Pada dasarnya semua usaha itu akan sampai, walaupun sesulit apa pun jalan yang dilalui,” ujarnya.

Maulana Bagus Aditya saat ini berusia 21 tahun dan menjabat sebagai Formatur HMI MPO Cabang Medan periode 2026–2027.(Akbar)

Editor: Edward