Jenazah Humas PN Medan Disholatkan di Masjid Brimob Medan, Sebelum Diberangkatkan ke Rumah Duka

  • Bagikan

MEDIAUTAMA.CO | Medan – Jenazah Almarhum Humas PN Medan, Djamaluddin saat ini sudah diberangkatkan ke rumah duka di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Sabtu (30/11/2019) dini hari.

Pantauan mediautama.news di lokasi,  sebelum diberangkatkan kediaman rumah duka, Almarhum terlebih dahulu disholatkan di Masjid Brimob di samping RS Bhayangkara Jalan K.H. Wahid Hasyim, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan, Sumatera Utara. Diimami oleh Ketua Pengadilan Negeri Medan, Sutio Jumagi Akhirno SH M.Hum.

“Nanti setelah disholatkan di masjid langsung diberangkatkan ke Kabupaten Nagan Raya, Aceh di kediaman rumah duka,” ucap Abdul Azis SH selaku Wakil Ketua Pengadilan Negeri Medan.

Setelah disholatkan, saat Jenazah dinaikkan ke mobil ambulan bernopol BK 1006 OA sekitar pukul 01.45 Wib, keluarga, para hakim, panitera dan pegawai PN Medan beserta para kerabat tampak larut dalam duka di tempat lokasi.

Baca Juga : Almarhum Sempat Masuk Kantor, Ini Kata Ketua PN Medan

Baca Juga : Diduga Dibunuh, Pejabat Humas PN Medan Ditemukan Tewas di Kebun Sawit Kutalimbaru

Saat pengantaran jenazah almarhum, terlihat juga tiga mobil dari keluarga yang mendampingi mobil Ambulan.

Sebelumnya diberitakan, pada hari Jumat (29/11/2019) sekira pukul 13.30 WIB, Polsek Kutalimbaru mendapat informasi via HP dari Kepala Desa Suka Dame, bahwa telah ditemukan satu unit mobil Toyota Prado hitam BK 77 HD. Ditemukan di Dusun II Namo Bintang Desa Sukadame Kutalimbaru Deli Serdang.

Personel Polsek Kutalimbaru yang tiba di TKP, menemukan mobil korban sudah di dalam jurang kebun sawit warga. Korban ditemukan dalam keadaan kaku terlentang di bangku nomor dua dengan kondisi tidak bernyawa lagi.

Kapolsek Kutalimbaru melalui Kanit Reskrim Iptu R Ginting menyebutkan saat dikonfirmasi wartawan, mengaku kalau dugaan korban kasus pembunuhan.

“Untuk sementara kita menduga temuan korban pembunuhan. Untuk korban ditemukan di lantai mobil bagian bangku tengah dengan posisi miring dengan wajah mengarah ke bagian depan,” katanya.

Saat ditemukan, korban mengenakan celana jenis keper warna hijau, baju jenis kaos tangan panjang warna biru motif bintik-bintik. Korban juga ditemukan masih mengenakan kaos kaki putih hitam.

 

(MU-06)

  • Bagikan