MediaUtama | Medan – Teka-teki pasangan calon yang diusung Partai Gerindra dalam kontestasi Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Medan, 9 Desember 2020 mendatang, akhirnya terjawab.
Partai besutan Prabowo Subianto ini resmi mengumumkan nama menantu Presiden Joko Widodo (Jokowi), Bobby Nasution.
Meski PDIP belum mengumumkan nama Bobby Nasution sebagai calon wali kota yang akan diusung, Prabowo Subianto melalui Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, menyebutkan nama Aulia Rahman sebagai pendamping Bobby Nasution.
Pengumuman ini disampaikan Sufmi Dasco melalui video pendek, Selasa (04/08/2020). “Saya Sufmi Dasco Ahmad, Wakil Ketua DPR RI, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra. Untuk Pilkada Medan Bobby Nasution – Aulia Rahman, menang,” kata Sufmi Dasco Ahmad melalui video yang berdurasi 11 detik tersebut.
Menurut kabar beredar, PDIP bakal mengumumkan pasangan yang sama untuk diusung dalam Pilwalkot Medan.
Sekretaris DPD Partai Gerindra Sumut, Robert Lumban Tobing menyebutkan, dari awal Gerindra sudah mendorong kadernya bernama Aulia Rahman sebagai pasangan yang mendampingi Bobby Nasution. Aulia Rahman merupakan kader Gerindra yang duduk sebagai anggota DPRD Medan.
“Partai Gerindra dengan PDIP sama-sama memiliki 10 kursi di DPRD Medan, yang memenuhi persyaratan dan bisa mengajukan pasangan calon dalam pilkada di Medan. Kita berkoalisi. Untuk menentukan calon wakil yang mendampingi Bobby, kita berharap disetujui partai koalisi lainnya. Seperti Golkar dan Nasdem,” kata Robert dilansir dari berisatu.com
Menurutnya, bila koalisi partai memberikan dukungan atas pasangan yang diusung Gerindra, maka sesuai ketentuan berlaku, Aulia Rahman harus mengajukan pengunduran diri dari jabatan Anggota DPRD Kota Medan. Sehingga, siapapun kader yang didorong itu harus siap menanggalkan jabatan, tunduk patuh akan perintah partai,” sebutnya.
Untuk DPRD Kota Medan periode 2019-2024, total perolehan kursi parpol, yang terbanyak adalah PDIP dan Gerindra masing-masing 10 kursi (anggota DPRD). Kemudian PKS 7 kursi, PAN 6, masing-masing 4 kursi untuk NasDem, Golkar, dan Demokrat. Lalu Hanura dan PSI mendapat 2 kursi dan PPP 1 kursi.
Dalam hal ini, Partai Demokrat memiliki 4 kursi berkoalisi dengan PKS yang meraih 7 kursi untuk mendukung Akhyar Nasution sebagai calon Wali Kota Medan. Namun, kedua partai berkoalisi ini belum memutuskan nama pasangan calon wakil yang mendampingi petahana tersebut.
[MU/BC]






