Home / NASIONAL

Jumat, 20 November 2020 - 11:36 WIB

Acungkan Jempol, Ridwan Kamil Tiba di Bareskrim Polri

Ket Foto : Ridwan Kamil tiba di Bareskrim Polri. (okezone.com)

Ket Foto : Ridwan Kamil tiba di Bareskrim Polri. (okezone.com)

MediaUtama | Jakarta – Bareskrim Polri memanggil Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk dimintai keterangan terkait pelanggaran kesehatan oleh massa Habib Rizieq di Megamendung, Bogor.

Pantauan di lapangan, Ridwan Kamil tiba di Bareskrim Polri di kawasan Jakarta Selatan pada Jumat (20/11/2020) sekira pukul 09.40 WIB. Ia terlihat mengacungkan jempol.

Sebelumnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga dipanggil polisi atas kasus serupa namun beda tempat.

Anies dipanggil Senin lalu untuk diminta keterangannya terkait pelanggaran protokol kesehatan oleh massa Habib Rizieq Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat.

Saat itu, Sabtu 14 November ribuan massa berkerumunan dalam acara Maulid Nabi yang dirangkai dengan helatan resepsi nikah putri Habib Rizieq.

IKLAN ADS

Lebih lanjut Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Sufahradi dicopot karena dinilai tidak bertindak secara maksimal dalam menyikapi pelanggaran protokol kesehatan di Megamedung.

Pencopotan Irjen Rudi berbarengan dengan pencopotan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Nana Sudjana karena tidak menindak massa Habib Rizieq yang berkerumun di Petamburan.

“Ada dua Kapolda yang tak melaksanakan perintah dalam menegakan protokol kesehatan maka diberikan sanksi berupa pencopotan, yakni Kapolda Metro Jaya, kemudian Kedua Kapolda Jawa barat,” jelas Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono beberapa waktu lalu.

[MU/OC]

Share :

Baca Juga

HUKUM

Keluarkan Maklumat, Kapolda Papua Tegaskan Pelanggar Aturan Akan Ditindak

BERITA UTAMA

Mendagri Imami Sholat Jumat di Masjid At-Taqwa Bandara Internasional Juanda

NASIONAL

Mendagri Minta PTSP Diisi Orang-Orang Berintegritas

NASIONAL

Breaking News: FPI Ditetapkan Sebagai Organisasi Terlarang

BERITA UTAMA

NASIONAL

Menkes Minta Rayakan Imlek Secara Virtual dan Tradisi Pemberian Angpao Diganti Via Transfer

NASIONAL

Petugas KPPS Meninggal Bertambah Jadi 438 Orang

NASIONAL

Mahfud soal Penegakan Hukum Jelek: Saya Tak Bisa Apa-apa