Silaturahmi dengan Veteran, Edy Rahmayadi ingin Banyak Masukan dari Para Pejuang Kemerdekaan

  • Bagikan
Salami: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi menyalami para veteran Sumut, saat menggelar silaturahmi di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Medan, Jumat (11/8/2023).(Foto: Mu/dok)

Medan, Mediautama.news – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi berharap banyak masukan dari para veteran pejuang untuk membangun Sumut. Pengalaman dan pengetahuan mereka akan sangat membantu membangun Sumut.

Hal ini diungkapkan Gubernur Edy Rahmayadi saat silaturahmi dengan para veteran Sumut, Jumat (11/8/2023), di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Jenderal Sudirman Medan. Silaturahmi ini merupakan rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-78.

“Pengalaman, pengetahuan dan idealisme perjuangan kemerdekaan itu banyak tersimpan pada veteran-veteran kita, sehingga masukan dari mereka perlu bagi kita saat ini yang bertugas mengisi kemerdekaan, jadi jangan sekali-sekali kita lupakan sejarah kita,” kata Edy Rahmayadi, yang datang bersama Ketua TP PKK Sumut Nawal Lubis.

Edy Rahmayadi juga mengatakan, tantangan saat ini lebih sulit, karena bukan hanya ancaman dari luar, tetapi juga dari dalam negeri sendiri. Tantangan dari luar seperti gempuran budaya, politik, produk dan lainnya, sedangkan dari dalam seperti koruptor, provokator yang bertujuan memecah belah Indonesia dan lainnya.

Secara Sumber Daya Alam (SDA) Indonesia, khususnya Sumut, tidak kalah dengan negara-negara tersebut, bahkan melebihi negara tersebut. Tetapi, secara Sumber Daya Manusia (SDM) menurutnya, masih kalah.

Sementara itu, Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Sumut Kolonel (Purn) Mardjono berharap generasi saat ini mampu mengisi kemerdekaan yang telah mereka perjuangkan.

“Generasi kita terbagi dua, pertama kami yang lahir sebelum 1945, dan kalian yang setelah itu, kami berjuang meraih kemerdekaan, kalian yang mengisi, dua tantangannya berbeda, bahkan mungkin kalian saat ini lebih sulit karena harus melawan diri sendiri, bangsa sendiri yang tidak cinta NKRI,” kata Mardjono. (Md 1)

Editor: Indan

  • Bagikan