SUMUT  

Wali Kota Medan: Jangan Jadikan Fitnah Bahan Politik ..!

Ramah Tamah: Masyarakat Medan Tuntungan saat mengikuti ramah tamah dengan Wali Kota Medan Bobby Nasution, di Kelurahan Simpang Selayang, Jumat (12/1/2024).(Foto: Mu/dok)

Medan, Mediautama.news – Wali Kota Medan Bobby Nasution mengingatkan masyarakat agar mengutamakan persaudaraan, tidak terpecah belah, tidak saling membenci, menjelek-jelekkan, dan memfitnah akibat perbedaan pilihan dalam Pemilu 2024.

“Ini musim Pemilu. Banyak hal yang nggak perlu dibahas. Jangan jadikan fitnah menjadi bahan politik..!!,” ungkapnya dalam kegiatan Ramah Tamah dengan masyarakat Medan Tuntungan, Jumat (12/1/2024), di Kelurahan Simpang Selayang.

Menurutnya, yang penting dalam Pemilu ini bukan hanya siapa yang menang, tetapi bagaimana proses menangnya.

“Kalau proses menangnya harus memfitnah, harus menjelek-jelekkan agama a, b, c, ini nggak bagus…” tegas Bobby.

Orang nomor satu di Pemko Medan itu mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya. Diingatkannya agar masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 14 Februari untuk berpartisipasi menggunakan hak pilihnya.

“Bagaimana caranya ? Pertama, datang ke TPS. Kedua, pilih. Ketiga pulang. Nggak usah ribet-ribet,” pesan Bobby Nasution.

Pada pertemuan itu, Bobby mendengarkan keluhan warga soal bantuan PKH yang terkesan tidak tepat sasaran. Dia pun menjelaskan, para penerima bantuan PKH ini warga yang masuk Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Untuk Medan, lanjutnya, ada sekitar 200 ribu lebih warga masuk DTKS, namun kuota bantuan PKH untuk ibu kota Sumut ini hanya 60 ribu lebih.

Menyikapi ini, Bobby Nasution mengatakan, dia sudah mengajukan agar dilakukan pergantian penerima PKH. Warga yang tidak pantas lagi menerima PKH digantikan oleh benar-benar pantas menerima bantuan pemerintah.(Komed)

Editor: Efran