Sei Rampah, Mediautama.news – Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai (Pemkab Sergai) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kesejahteraan perangkat keagamaan di Tanah Bertuah Negeri Beradat.
Melalui dua program unggulan, yaitu Gerakan Amal Saleh (GAS) dan Gerakan Aksi Kasih (GAK), Pemkab Sergai memberikan insentif finansial berupa santunan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam membina masyarakat.
GAS merupakan program yang memberikan insentif kepada perangkat keagamaan, seperti bilal mayit dan guru mengaji. Sumber dana GAS berasal dari potongan penghasilan Aparatur Sipil Negara (ASN) beragama Islam di lingkungan Pemkab Sergai sebesar 2,5% dari Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Insentif ini disalurkan setiap semester atau enam bulan sekali dan diharapkan dapat memberikan dukungan finansial yang signifikan bagi para penerima manfaat.

Program GAS tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan perangkat keagamaan, tetapi juga mendorong semangat mereka dalam menjalankan tugas mulia.
Bupati Sergai H. Darma Wijaya berharap dengan adanya insentif ini, para bilal mayit dan guru mengaji dapat lebih fokus dan bersemangat dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Program ini juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di Serdang Bedagai, sehingga dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan beragama masyarakat.
Selain itu, GAS juga mencerminkan sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam upaya meningkatkan kualitas hidup perangkat keagamaan.
Pemerintah daerah berharap bahwa dengan adanya dukungan finansial ini, perangkat keagamaan dapat lebih tenang dan fokus dalam menjalankan tugas-tugas keagamaan yang sangat vital bagi kehidupan masyarakat.
Dukungan ini juga menunjukkan bahwa pemerintah daerah menghargai peran penting yang dimainkan oleh perangkat keagamaan dalam membina moral dan spiritual masyarakat.
Selain GAS, ada juga GAK yang programnya serupa dengan GAS, namun ditujukan khusus untuk guru sekolah minggu yang beragama Kristen. Sumber dana GAK berasal dari potongan penghasilan ASN Kristen di lingkungan Pemkab Sergai dengan besaran yang sama dengan GAS, yaitu 2,5% dari TPP.
Insentif ini juga diberikan setiap semester dan bertujuan untuk memberikan apresiasi kepada guru sekolah minggu atas peran penting mereka dalam pendidikan agama anak-anak.
GAK menjadi bukti nyata bahwa Pemkab Sergai memberikan perhatian yang sama kepada semua golongan masyarakat, tanpa memandang agama.
Program ini diharapkan dapat memotivasi para guru sekolah minggu untuk terus meningkatkan kualitas pengajaran mereka, sehingga generasi muda Serdang Bedagai dapat tumbuh menjadi individu yang berakhlak mulia dan memiliki moral yang baik.
Dukungan finansial ini diharapkan dapat membantu guru sekolah minggu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, sehingga mereka dapat lebih fokus dan bersemangat dalam mengajar.

GAK juga mencerminkan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang inklusif dan harmonis, di mana semua golongan masyarakat mendapat perhatian dan dukungan yang setara. Dengan adanya program ini, diharapkan tercipta rasa saling menghargai dan menghormati antarumat beragama, yang pada gilirannya akan memperkuat persatuan dan kesatuan masyarakat Serdang Bedagai.
*Komitmen Pemkab Sergai
Kedua program ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pemkab Sergai dalam mewujudkan visi “Maju Terus: Mandiri, Sejahtera, dan Religius”.
Bupati Serdang Bedagai, Darma Wijaya, menegaskan bahwa GAS dan GAK tidak hanya memberikan dukungan finansial, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para perangkat keagamaan dan guru sekolah minggu dalam membina masyarakat Serdang Bedagai.
“Kami berharap program GAS dan GAK dapat memberikan manfaat yang nyata bagi para penerima manfaat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat Serdang Bedagai untuk terus mendukung program-program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati Darma Wijaya.
Dirinya juga menekankan bahwa keberhasilan program ini sangat tergantung pada dukungan dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, termasuk ASN yang berperan sebagai sumber dana utama bagi program ini.
*Apresiasi dari Masyarakat
Program GAS dan GAK mendapatkan sambutan positif dari masyarakat Serdang Bedagai. Para penerima manfaat merasa sangat terbantu dengan adanya insentif ini, karena dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan meningkatkan kualitas hidup.
Nurul Ainun, salah seorang guru mengaji yang menjadi penerima manfaat program GAS mengungkapkan rasa syukurnya, “Saya sangat bersyukur dengan adanya program GAS. Insentif ini tentu sangat membantu dan merupakan bentuk kepedulian Pemkab Sergai kepada kami para guru mengaji ,” ujarnya.
Apresiasi yang diberikan oleh masyarakat menunjukkan bahwa program ini berhasil mencapai tujuan utamanya, yaitu memberikan dukungan dan motivasi bagi perangkat keagamaan dan guru sekolah minggu dalam menjalankan tugas-tugas mereka.
*Keberlanjutan Program
Pemkab Sergai berkomitmen untuk terus melanjutkan program GAS dan GAK sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Ke depannya, Pemkab Sergai juga akan terus mengembangkan program-program lain yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat, khususnya di bidang keagamaan.
Bupati Darma Wijaya menyatakan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap program ini agar dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan lebih luas bagi masyarakat.
Dengan adanya program GAS dan GAK, diharapkan Serdang Bedagai dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam memberikan perhatian dan dukungan kepada perangkat keagamaan dan guru sekolah minggu.

Semoga program ini dapat terus memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Serdang Bedagai dan menjadi inspirasi bagi daerah lain di Indonesia. Dukungan yang diberikan melalui program ini diharapkan dapat menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera, harmonis, dan berakhlak mulia.
Dalam jangka panjang, Pemkab Sergai berharap bahwa program-program seperti GAS dan GAK dapat menjadi bagian dari strategi pembangunan yang berkelanjutan, di mana kesejahteraan masyarakat menjadi prioritas utama.
Dengan dukungan dari semua pihak, Pemkab Sergai optimis bahwa program-program ini akan terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Tanah Bertuah Negeri Beradat. (*)






