Banjarmasin, Mediautama.news – Tiga jasad Warga Negara Indonesia (WNI) korban kecelakaan helikopter BK117 D3 yang jatuh di kawasan hutan Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, berhasil diidentifikasi oleh Tim Identifikasi Korban Bencana (DVI) Polda Kalimantan Selatan.
Kabid Dokkes Polda Kalsel Kombes Pol dr Muhammad El Yandiko dalam konferensi pers Operasi DVI Polri di RS Bhayangkara Banjarmasin, Minggu (7/9/2025) malam, mengatakan total sudah ada enam jasad yang teridentifikasi, yakni tiga jasad WNI hari ini dan tiga jasad WNA pada Sabtu (6/9/2025).
“Jadi, ada dua jasad WNI yang belum teridentifikasi,” ungkap Kombes Pol dr Muhammad El Yandiko, dilansir dari Antara.
Adapun tiga jasad WNI yang teridentifikasi yakni: Kantong jenazah nomor 008: inisial IIR (43), laki-laki asal Kuantan Singingi, Riau. Identifikasi melalui catatan medis gigi dengan teknik superimposisi.
Kantong jenazah nomor 002: inisial HD (37), laki-laki asal Luwu, Sulawesi Selatan. Identifikasi melalui catatan medis gigi dengan teknik superimposisi.
Kantong jenazah nomor 004: inisial YFR (57), laki-laki asal Pekanbaru, Riau. Identifikasi melalui catatan medis gigi dan properti dengan metode superimposisi.
“Tinggal dua jasad lagi (WNI) yang belum teridentifikasi. Mohon doanya agar seluruh korban bisa segera diketahui identitasnya,” kata Yandiko.
Dari dua jasad yang belum teridentifikasi, yakni Kapten Haryanto Tahir berasal dari Kota Batam, Kepulauan Riau, dan Andys Rissa Pasulu (Kota Balikpapan, Kalimantan Timur).
Total korban kecelakaan helikopter sebanyak delapan, di antaranya terdiri dari seorang pilot bernama Kapten Haryanto Tahir berasal dari Kota Batam, Kepulauan Riau, teknisi bernama Hendra Darmawan (Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan).
Kemudian enam penumpang, yakni Mark Werren (Australia), Santha Kumar Prabhakaran (India), Claudine Pereira Quito (Brasil), Iboy Irfan Rosa (Kabupaten Kuantan Singingi, Riau), Yudi Febrian Rahman (Pekanbaru, Riau), Andys Rissa Pasulu (Kota Balikpapan, Kalimantan Timur).
Tim SAR menemukan bangkai helikopter di titik 03° 5’6” S – 115° 37’39.07” E, kawasan hutan sekitar Desa Emil Baru, Kecamatan Mentewe, Tanah Bumbu, Kalsel, pada Rabu (3/9/2025) sekitar pukul 14.45 WITA, sejak hilang kontak pada Senin (1/9/2025) sekitar pukul 08.54 WITA.
Helikopter tersebut ditemukan pada jarak sekitar 700 meter dari titik koordinat yang sebelumnya diberikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). Tim SAR berhasil mengevakuasi seluruh jasad pada Kamis (4/9) malam sekitar pukul 21.50 WITA.(r)
Editor: Edward






