Jakarta, Mediautama.news – Serangan drone Rusia kembali menghantam infrastruktur sipil di Ukraina. Kali ini, sebuah peternakan babi di wilayah timur laut Ukraina terbakar hebat dan menewaskan sekitar 13.000 ekor ternak.
“Sekitar 13.000 babi mati akibat serangan UAV (kendaraan udara tak berawak) Rusia terhadap sebuah perusahaan peternakan di komunitas Novovodolazka, wilayah Kharkiv,” kata Layanan Darurat Negara Ukraina dalam pernyataan yang dikutip AFP, Jumat (3/10/2025) dan dilansir dari CNBC Indonesia.
Seorang pekerja peternakan dilaporkan mengalami luka-luka dalam insiden tersebut. Foto yang dirilis otoritas setempat memperlihatkan bangkai babi menumpuk di gudang hangus terbakar, dengan atap kandang runtuh akibat serangan.
Menurut pihak berwenang, kebakaran melanda delapan kandang dengan luas lebih dari 13.000 meter persegi, dan seluruh fasilitas habis dilalap api.
Serangan ini menambah panjang daftar kerugian sektor non-militer Ukraina. Pada September lalu, tujuh kuda mati setelah sebuah klub berkuda di wilayah Kyiv dihantam serangan Rusia. Bahkan kebun binatang pun tak luput dari dampak perang, termasuk insiden di Odessa pada Juni lalu yang menewaskan seekor domba jantan.
“Perang ini tidak hanya menimbulkan korban manusia, tetapi juga penderitaan bagi hewan,” ujar otoritas layanan darurat.(r)
Editor: Edward






