Jakarta, Mediautama.news – Perusahaan otomotif asal Amerika Serikat, Alef Aeronautics, mulai memproduksi mobil terbang komersial di fasilitas perakitannya di Silicon Valley, California. Kendaraan inovatif ini direncanakan mulai dikirim kepada konsumen pada 2026.
Mobil terbang tersebut diklaim sebagai yang pertama di dunia karena mampu lepas landas dan mendarat secara vertikal, sekaligus tetap dapat dikendarai di jalan raya layaknya mobil konvensional.
“Model pertama ini merupakan handmade dan akan didistribusikan terbatas untuk beberapa konsumen ,” ungkap CEO Alef Jim Dukhovny pada Senin (8/12) seperti dikutip electrek dan dilansir dari CNNIndonesia.
Pihaknya mengaku dengan senang hati melaporkan bahwa produksi mobil terbang pertama telah dimulai sesuai jadwal.
Mobil terbang bertenaga full listrik ini, jelasnya, telah dikembangkan Alef selama hampir 10 tahun. Alef mendapatkan dukungan dari investor Tesla dan Bitcoin Tim Draper sejak prototipe mobil terbang pertama kali diperkenalkan tahun 2016.
Keberhasilan uji coba penerbangan kerangka mobil ini pada 2018 semakin menarik minat investor pada tahun setelahnya. Rangka mobil ini juga berhasil melewati uji coba penerbangan pada 2018. Keberhasilan itu menarik minat investor di tahun setelahnya.
Model pertama bernama Model A diperkenalkan pada 2022 dengan sumber tenaga 100 persen listrik yang mampu menempuh 220 mil (sekitar 354 km) dengan jangkauan terbang 110 mil (sekitar 177 km).
Model ini berhasil memperoleh sertifikasi layak terbang dari Badan Penerbangan Federal Amerika Serikat (US FAA) belum genap setahun sejak pertama diperkenalkan.
Hingga saat ini, Alef telah menerima 3.500 prapesan yang nilainya mencapai USD1 miliar (sekitar Rp16,6 triliun). Sementara, satu unit mobil tebang ini dibanderol dengan harga USD299 ribu (sekitar Rp5 miliar) dan dijadwalkan untuk pengiriman mulai 2026.(r)
Editor: Edward






