Jakarta, Mediautama.news – Perayaan Malam Tahun Baru 2026 di Australia diwarnai sejumlah insiden serius. Di Sydney, dua remaja perempuan dilarikan ke rumah sakit akibat luka dari kembang api ilegal. Sementara di Melbourne, beberapa insiden serupa menyebabkan cedera serius, termasuk luka wajah dan jari.
Di Australia Barat, seorang pria 19 tahun di Kalamunda didakwa setelah diduga melempar petasan ke area rumput kering hingga memicu kebakaran hutan.
Melansir The Guardian, Kamis (1/1/2026) dan dikutip dari CNBC Indonesia, kebakaran tersebut menghanguskan lebih dari 25 hektare lahan, menyebabkan lebih dari 2.000 rumah kehilangan listrik, dan hingga Kamis pagi masih belum sepenuhnya padam.
Kepolisian Victoria mencatat 313 insiden terkait kembang api sepanjang malam pergantian tahun, dengan 18 orang ditangkap. Meski demikian, polisi menilai situasi secara umum tetap kondusif dan seluruh insiden dapat ditangani dengan cepat.
Ambulance Victoria melaporkan lonjakan tajam kasus medis pada Malam Tahun Baru 2026, dengan peningkatan hingga 150 persen di Melbourne dan 300 persen di wilayah Geelong dan Barwon.(r)
Editor: Edward






