ASAHAN  

EduDay 2026 Dibuka, Wabup Asahan Tekankan Adaptasi Teknologi AI di Sekolah

Seminar: Seminar EduDay 2026 yang menitikberatkan pada integrasi kecerdasan buatan (AI) dan pemrograman dalam pembelajaran, yang digelar di Ballroom Antariksa Hotel Kisaran, Kamis (2/4/2026).(Foto:Dok/Diskominfo)

Asahan, Mediautama.news – Wakil Bupati Asahan, Rianto SH MAP, secara resmi membuka Seminar EduDay 2026 yang menitikberatkan pada integrasi kecerdasan buatan (AI) dan pemrograman dalam pembelajaran, di Ballroom Antariksa Hotel Kisaran, Kamis (2/4/2026).

Seminar EduDay 2026 mengusung tema “Empowering Future Thinkers: AI and Coding into Deep Classroom – Deep Learning in Action: Rethinking Assessment, Engagement, and Curriculum”. Tema ini menegaskan pentingnya mempersiapkan generasi masa depan melalui penerapan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan coding dalam pembelajaran mendalam di kelas.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Asahan mengapresiasi penyelenggaraan kegiatan tersebut yang dinilai inspiratif dan mampu menghadirkan terobosan baru di dunia pendidikan.

Ia menegaskan, bahwa dunia pendidikan saat ini dituntut untuk cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan kecerdasan buatan serta pendekatan pembelajaran berbasis pemikiran kritis. Hal ini, tegasnya, menjadi kunci dalam menciptakan sistem pendidikan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

“Peran guru dan kepala sekolah sangat penting dalam menghadirkan inovasi pembelajaran. Dengan demikian, kualitas pendidikan di daerah dapat terus meningkat dan mampu bersaing di era digital,” ujarnya.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, jajaran pemangku kepentingan pendidikan, serta ratusan peserta yang terdiri dari guru dan kepala sekolah tingkat TK, SD, dan SMP se-Kabupaten Asahan.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan menyampaikan bahwa pelaksanaan Seminar EduDay 2026 berlandaskan sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.

Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan wawasan dan kompetensi kepala sekolah serta tenaga pendidik, sekaligus mendorong peningkatan kualitas tata kelola pendidikan di Kabupaten Asahan agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Kegiatan ditandai dengan penyerahan plakat sebagai bentuk apresiasi, dilanjutkan dengan sesi foto bersama, serta rangkaian seminar yang membahas implementasi AI dan pemrograman dalam proses pembelajaran di kelas.(Kis1)

Editor: AR Manik