Asahan, Mediautama.news – Upaya memperkuat budaya literasi di Kabupaten Asahan terus digencarkan hingga ke tingkat kecamatan dan desa. Salah satunya melalui penguatan peran Bunda Literasi sebagai ujung tombak dalam menumbuhkan minat baca di tengah masyarakat.
Komitmen ini disampaikan Bunda Literasi Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik, saat menghadiri pelantikan Bunda Literasi Kecamatan Buntu Pane di Aula Kantor Camat Buntu Pane, Selasa (7/4/2026).
Pelantikan dilakukan Camat Buntu Pane, Mohd Ibnu Afandi, terhadap Isna Syarief berdasarkan Surat Keputusan Nomor 041/11/SK/BP/IV/2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat kelembagaan literasi agar program yang dijalankan lebih terarah dan berkelanjutan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli TP PKK Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip, para kepala desa, serta Bunda Literasi se-Kecamatan Buntu Pane.
Dalam arahannya, Yusnila menegaskan bahwa peran Bunda Literasi tidak boleh hanya bersifat seremonial. Ia mendorong agar para Bunda Literasi aktif menghadirkan program yang nyata, inovatif, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menumbuhkan minat baca sejak usia dini.
Penguatan literasi, jelasnya, merupakan fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kecamatan, satuan pendidikan, dan masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang kuat sangatlah penting.
“Sinergi tersebut, diharapkan mampu menumbuhkan budaya baca yang berkelanjutan serta melahirkan generasi yang cerdas, kreatif, dan berwawasan luas di Kabupaten Asahan ,” tegasnya menutup.(Kis1)
Editor: AR Manik






