EKBIS  

Investasi Rp1,3 Triliun! TMMIN Gandeng CATL Produksi Baterai Hybrid Lokal, Industri Otomotif RI Makin Tangguh

Sambutan: Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto menyampaikan sambutan dalam Public Announcement TMMIN di NICE PIK 2, Senin (20/4/2026).(Foto: CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta, Mediautama.news – Industri otomotif nasional memasuki fase baru melalui kolaborasi strategis antara Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) dan Contemporary Amperex Technology Co. Limited (CATL). Proyek dengan nilai investasi Rp1,3 triliun ini diarahkan untuk memproduksi baterai hybrid secara lokal, sekaligus memperkuat rantai pasok industri kendaraan elektrifikasi di dalam negeri.

Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto, menegaskan bahwa kerja sama tersebut menjadi indikator penting kematangan industri otomotif Indonesia yang semakin kompetitif dan siap bersaing di level global.

“Berawal dari impor kendaraan utuh pada 1971, kini kita sudah mampu memproduksi secara menyeluruh hingga ke mesin dan komponen. Industri ini tidak hanya memenuhi kebutuhan nasional, tapi juga menjadi basis ekspor ke dunia,” ujarnya dalam acara pengumuman resmi di NICE PIK 2, Senin (20/4/2026), melansir CNBC Indonesia.

Hingga saat ini, total produksi kendaraan Toyota di Indonesia telah menembus angka 10 juta unit, di mana 3 juta unit di antaranya diekspor ke lebih dari 100 negara.

Kerja sama dengan CATL ini merupakan tindak lanjut kesepakatan tingkat tinggi untuk memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global. Fokus utamanya adalah memperdalam lokalisasi komponen baterai yang selama ini masih bergantung pada impor.

Executive President of Japan Business Group CATL, Ni Zheng, memastikan proyek ini sudah siap memasuki tahap produksi massal.

“Dengan investasi TMMIN di lini produksi sel dan modul baterai, proyek bersama ini kini sepenuhnya siap beroperasi,” tegas Ni Zheng.

Ia menambahkan bahwa seluruh instalasi peralatan dan pengujian di pabrik CATL Karawang telah selesai dilakukan dan memenuhi standar kualitas global terbaik Toyota.(r)

Editor: Edward