Terungkap! Manuver Nekat Demi Foto Jadi Penyebab Kecelakaan Jet Tempur

Jemput tempur F-15K (Foto:dok/RoKAF via AR)

Jakarta, Mediautama.news – Angkatan Udara Korea Selatan akhirnya membuka suara dan meminta maaf secara resmi terkait insiden tabrakan dua jet tempur F-15K yang terjadi pada Desember 2021. Setelah diselidiki, penyebab utamanya ternyata adalah ketidakdisiplinan pilot yang sibuk mengambil foto selfie dan merekam video saat sedang terbang.

“Kami dengan tulus meminta maaf kepada publik atas kekhawatiran yang disebabkan oleh kecelakaan tersebut,” ujar juru bicara angkatan udara dalam konferensi pers, Kamis (23/4/2026), melansir CNBC Indonesia.

Permintaan maaf ini disampaikan setelah Dewan Audit dan Inspeksi merilis laporan investigasi yang membenarkan bahwa insiden di dekat Daegu itu dipicu manuver berbahaya yang tidak terencana.

Kronologinya, saat itu, salah satu pilot berniat mengabadikan momen penerbangan terakhirnya bersama unit. Demi mendapatkan sudut kamera yang bagus, ia melakukan manuver tajam menanjak dan memiringkan pesawat tanpa izin. Sementara pilot lain juga turut merekam video dari pesawat utama.

Saat menyadari jarak terlalu dekat, keduanya berusaha menghindar, namun sayangnya bagian ekor pesawat pendamping tetap menghantam sayap jet utama.

Akibat ulah nekat tersebut, kerugian material mencapai sekitar US$ 600.000 atau setara Rp 10,2 miliar. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian ini.

Dewan Audit menilai pilot pendamping sebagai pihak paling bertanggung jawab. Selain itu, otoritas juga menyoroti lemahnya sistem pengawasan saat itu yang membiarkan aktivitas merekam dan memotret di kokpit.

Sebagai konsekuensi, pilot tersebut mendapat sanksi berat berupa skorsing dari tugas penerbangan dan diwajibkan mengganti sebagian biaya perbaikan pesawat.(r)

Editor: AR Manik