MediaUtama | Medan – Pelaksanaan MUSDA X DPD Partai Golkar Sumatera Utara sepertinya terkesan dipaksakan. Bahkan Kegiatan yang dilaksanakan hingga tanggal 23 Februari 2020 malam itu, diduga belum diketahui oleh DPP Partai Golkar.
Semua kejadian ini diperparah karena belum adanya Informasi resmi dari DPP Partai Golkar, terkait tanggapan maupun kehadiran Ketum DPP Partai Golkar dan Sekjen DPP Partai Golkar untuk secara resmi membuka MUSDA X Partai Golkar Sumatera Utara tersebut.
Berdasarkan hal tersebut Dewan Pimpinan Daerah Majelis Dakwah Islamiyah Provinsi Sumatera Utara, meminta kepada DPP PARTAI GOLKAR untuk menunda pelaksanaan Musda X DPD GOLKAR Sumut dan selanjutnya mengambil alih pelaksanaan Musda X DPD GOLKAR Sumut tersebut.
Hal ini disampaikan oleh ketua DPD MDI SUMUT Ikbal Parinduri usai menyerahkan surat rekomendasi dan dukungan MDI Sumut kepada H. Musa Rajekshah untuk memimpin Golkar Sumut periode 5 Tahun mendatang.
Didampingi Ketua MPO Majelis Dakwah Islamiyah H. Indra Porkas Lubis, MA, Sekretaris DPD MDI Sumut, I’dat Darussalam menegaskan bahwa H. Musa Rajekshah adalah Kader Golkar.

“Beliau sampai saat ini masih menjabat sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat DPD MDI SUMUT. Beliau menduduki posisi penasehat jauh sebelum Beliau menjadi Wakil Gubernur Sumatera Utara,” tegasnya. Senin (24/02/2020).
Baca Juga :
MDI Sumut Doakan Ijeck Pimpin Golkar di Sumut
Ketum DPD MDI Berharap Narkoba Menjadi Prioritas Kerja Kapolda Sumut
Terkait MUSDA X DPD GOLKAR, sampai saat ini DPD MDI Sumut belum menerima informasi yang valid dari DPP Golkar maupun DPP MDI terkait soal kepastian kehadiran Ketum DPP Golkar atau Sekjend DPP atau pengurus DPP yang kiranya seperti biasa diamanatkan secara resmi untuk membuka secara resmi pelaksanaan MUSDA X Partai Golkar Sumatera Utara. Sebagaimana jadwal yang ditetapkan oleh panitia.
Ditambah lagi adanya informasi yang telah tersebar di berbagai media, bahwa kemungkinan akan ada penundaan jadwal MUSDA X GOLKAR SUMUT yang disampaikan oleh Mutia hafid Wakil Ketua DPP Golkar, beliau menyampaikan bahwa jadwal MUSDA X GOLKAR Sumut masih dalam pembahasan di DPP Golkar dan belum final.
Untuk itu DPD MDI SUMUT akan menunggu info yg valid/surat resmi dari DPP terkait MUSDA tersebut.
“Dan kami pastikan bahwa MDI tidak akan menghadiri untuk ikut kepesertaan Musda X Partai Golkar Sumatera Utara sebelum memperoleh kepastian kejelasan,” ucapnya.
DPD MDI SUMUT berharap panitia dapat bekerja secara profesional dan memberikan Informasi yang benar dan jelas jangan ada yang ditutup-tutupi apalagi berpihak kepada salah satu calon.
Selanjutnya DPD MDI SUMUT mendoakan semoga soliditas kader partai Golkar Sumut kiranya tidak terganggu dalam menghadapi dinamika Musda X DPD Golkar Sumut ini, dan tetap bersinergi menjaga kondusifitas di Sumatera Utara.
“Buka ruang demokrasi seluas-luasnya terhadap Kader Hasta Karya yang merupakan Organisasi yang mendirikan dan didirikan Partai Golkar, dalam ajang MUSDA X Golkar Sumut ini. Insya Allah akan terwujud Golkar Sumut yang Nasionalis Religius dan Bermartabat,” tutup Ikbal Parinduri.
(M4DON)






