Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Jasad Remaja yang Hanyut di Sungai Rokan

Ket Foto : Tim SAR Gabungan saat mengevakuasi jasad korban yang hanyut di Sungai Rokan.

MediaUtama | Rokan Hulu – Setelah tiga hari dilakukan pencarian jasad remaja bernama Riko (18) yang hanyut di Sungai Rokan, Kecamatan Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu, Provinsi Riau, akhirnya tim SAR gabungan menemukan korban dengan kondisi terapung tak bernyawa.

Jasad Riko ditemukan, Minggu (15/03/2020) sekitar pukul 05:20 WIB, sudah terapung di pinggiran sungai pada titik koordinat 0 44′ 32″ N – 100 32′ 59″ E berjarak 3 KM ke arah hilir sungai, di sekitar Kuari milik Edi Desa Ngaso.

Korban ditemukan dengan posisi telungkup, kondisi tubuhnya sudah membiru dan membengkak.

Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas Riau, BNPB Rohul, TNI Dan POLRI langsung menuju Lokasi ditemukan korban setelah adanya informasi masyarakat.

Selanjutnya, team gabungan mengevakuasi jenazah korban. Setelah dievakuasi korban diserahkan ke Kades Ngaso, satu jam kemudian korban dibawa ke Puskesmas Ujung Batu untuk dilakukan visum, setelah itu korban diserahkan ke pihak keluarga untuk dikebumikan.

Komandan Tim Basarnas Riau, Adi Barmana mengatakan, korban ditemukan oleh masyarakat yang menggunakan perahu kayu pada pukul 05:20 WIB. Tim gabungan mendapat informasi dari masyarakat, tim gabungan langsung menuju lokasi ditemukanya korban untuk dievakuasi.

Sebelumnya, pada Sabtu (14/03/2020) kemarin, Kapolsek Ujung Batu AKP Amru Hutauruk SH, di lokasi kejadian mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Lurah Ujung Batu, untuk mengupayakan dengan berbagai macam usaha untuk menemukan jasad korban.

“Selain dengan cara pencarian korban ke lokasi, kita juga usahakan dibantu dengan membaca doa bersama memohon agar secepatnya jasad korban ditemukan. Kita usahakan para relawan bergerak melakukan pencarian setelah melaksanakan shalat subuh,” kata AKP Amru.

Komandan Tim BNPB Kabupaten Rohul Suwendi mengatakan, mereka dapat informasi dari Kepala Desa Ngaso, ada mayat terapung di sekitaran kuari pak Edi.

“Setelah mendapat informasi tersebut, tim gabungan langsung bergerak ke lokasi yang diinformasikan untuk melakukan evakuasi korban,” kata Suwendi. 

(Dendy)