MediaUtama | Medan – Satu dari dua pelaku jambret tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak truk yang sedang parkir di Jalan Cemara, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kamis (02/04/2020) sore.
Pelaku yang tewas berinisial FG (16) dan rekannya AF masih menjalani perawatan medis. Kedua pelaku ini masih berstatus pelajar.
Informasi dihimpun, kedua pelaku jambret diketahui merupakan warga JaIan Irian Barat Gang Tawon, Desa Sampali, Kecamatan Percut Sei ini menabrak truk lantaran dikejar massa usai menjambret ponsel milik Yuli Saputri (20) ketika melintas di Jalan Mustafa, Kecamatan Medan Timur.
Aksi para pelaku cukup sadis membuat korbannya yang merupakan warga Jalan Bromo, Kecamatan Medan Area ini terjatuh dan mengalami luka-luka.
Korban yang tak ingin kehilangan hartanya meneriaki korban jambret. Warga yang melihat perbuatan kedua penjambret ini langsung melakukan pengejaran. Dari Jalan Mustafa, pelaku tancap gas berbelok ke Jalan Bilal hingga tembus ke Jalan Cemara.
Apes bagi pelaku karena sepeda motor yang mereka kendarai menabrak truk yang parkir di pinggir Jalan Cemara, Medan.
“Persisnya di Jalan Cemara Percut Sei Tuan, sepeda motor yang dikendarai kedua tersangka menabrak truk yang sedang parkir,” kata Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin.
Kerasnya tabrakan tersebut, mengakibatkan kedua penjambret yang masih berstatus pelajar ini terluka parah dengan kondisi luka di kepala dan kaki. Belakangan salah seorang pelaku berinisial FG tewas, sedangkan temannya AF masih menjalani perawatan medis.
“Salah seorang tersangka dinyatakan tewas oleh dokter sementara rekannya kritis,”. ujarnya
Dari hasil kejahatan kedua pelaku, petugas menyita barang bukti 1 unit HP dan 1 unit sepeda motor BK 4215 SK yang digunakan pelaku dalam menjalankan aksinya.
“Sore tadi pihak keluarga menjemput jenazah FG dan tidak bersedia di otopsi. Pihak keluarga sudah membuat surat pernyataan tewasnya putra mereka,” pungkasnya.
(MU/Red)






