Bandar Khalipah, Mediautama.news – Dalam upaya memperkuat ketahanan pangan nasional, Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan menggelar sosialisasi pembentukan Brigade Pangan di Kecamatan Bandar Khalipah, Kabupaten Serdang Bedagai, Rabu (4/6/2025). Kegiatan ini juga menjadi langkah nyata melibatkan generasi milenial dalam sektor pertanian.
Pembentukan Brigade Pangan ini akan difokuskan di area Optimasi Lahan Rawa (OPLAH), sebagai bentuk pengelolaan sumber daya lahan secara berkelanjutan. Sosialisasi dihadiri oleh berbagai pihak, mulai dari Koordinator Bidang Penyuluhan, Koordinator Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tanjung Beringin, mantri tani, perwakilan GP3A, GAPOKTAN se-Kecamatan Bandar Khalipah, hingga Camat Bandar Khalipah Maningar Manurung, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan calon petani muda.
Dosen Polbangtan Medan sekaligus perwakilan Kementan, Firman Silalahi, menyampaikan bahwa program ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman, yang menekankan pentingnya peran milenial dalam mengelola lahan pertanian.
“Kita perlu melibatkan generasi muda dalam proses produksi pertanian agar mereka dapat berkontribusi secara aktif dan kreatif,” ujar Firman.
Luas lahan OPLAH di lima desa se-Kecamatan Bandar Khalipah mencapai 2.779 hektare. Ditargetkan akan dibentuk 14 tim Brigade Pangan untuk menggarap lahan tersebut. Diharapkan, program ini mampu meningkatkan indeks pertanaman dari satu kali tanam menjadi dua hingga tiga kali dalam setahun, sekaligus meningkatkan produktivitas padi.
Koordinator BPP Tanjung Beringin, Zulkarnain Nasution, S.Pt, menegaskan urgensi regenerasi petani. “Petani kita saat ini sudah semakin tua, sementara kebutuhan pangan terus meningkat. Regenerasi petani sangat penting untuk menjamin keberlanjutan sektor pertanian,” ungkapnya.
Seluruh langkah ini, tambah Firman, merupakan bagian dari upaya mendukung visi Presiden Prabowo dan Mentan Amran dalam menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia. Keberhasilan program ini membutuhkan kolaborasi semua pihak, mulai dari mentor, pendamping, penyuluh, hingga Babinsa.
“Penyuluh dan Babinsa nantinya akan menjadi pendamping resmi tim brigade, dan SK-nya akan diproses di tingkat pusat,” jelasnya.
Kegiatan sosialisasi dibuka secara resmi oleh Camat Bandar Khalipah Maningar Manurung dan berlangsung dalam suasana tertib, aman, dan kondusif.(WH)
Editor: Edward






