SUMUT  

Gubernur Sumut Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana di Sumut

Tinjau: Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu saat meninjau lokasi yang terdampak bencana banjir bandang di Desa Garoga, Kecamatan Batang Toru, Tapsel pada Jumat (19/12/2025). (Foto: Dok/Diskominfo Sumut)

Medan, Mediautama.news – Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, kembali memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di sejumlah wilayah Sumut selama sepekan hingga akhir Desember 2025.

Perpanjangan status tersebut ditetapkan melalui Surat Keputusan bernomor 188.44/906/KPTS/2025 tertanggal 24 Desember 2025. Kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan luasnya dampak bencana serta kondisi para korban yang masih membutuhkan pendampingan dan belum sepenuhnya mampu bangkit secara mandiri pascabencana.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kamis (25/12/2025) di Medan.

“Memperhatikan dampaknya, serta langkah evakuasi hingga kebutuhan pemulihan di wilayah terdampak, maka Pemprov Sumut memperpanjang status tanggap darurat bencana hingga 31 Desember 2025,” ujar Erwin.

Keputusan perpanjangan status tanggap darurat itu lanjut Erwin, adalah yang kedua kalinya oleh Gubernur setelah sebelumnya pada periode 11-24 Desember 2025, melanjutkan status tanggap darurat pertama pada 27 November-10 Desember 2025.

“Keputusan ini muncul setelah Gubernur menggelar rapat evaluasi penanganan bencana Sumatera Utara pada 23 Desember 2025. Hasilnya, status tanggap darurat masih berlanjut, tetapi bukan bencananya, melainkan penanganannya, mitigasinya,” ungkap Erwin.

Dengan keputusan ini lanjutnya, Gubernur menugaskan tim penanganan darurat bencana dan instansi terkait untuk melanjutkan berbagai langkah yang perlu dalam menangani situasi dan keadaan kedaruratan seperti pelayanan penyelamatan, evakuasi korban, penanggulangan dan penanganan serta pemulihan di wilayah terdampak bencana.

“Jadi keberadaan Posko Utama Tanggap Darurat Bencana tetap aktif hingga sepekan kedepan. Termasuk gudang logistik yang menggunakan Gedung Serbaguna Pemprov juga tetap berfungsi dalam menerima dan mendistribusikan bantuan kepada korban bencana,” pungkas Erwin.(Md 1)

Editor: Edward