EKBIS  

Tren Positif KEK Sei Mangke, Lebih 70 Persen Produknya Tembus Pasar Internasional

Forum Komunikasi: Suasana forum komunikasi Pemerintah Kabupaten Simalungun dan para pelaku usaha, yang digelar di Gedung Administrator KEK Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas pada Jumat (17/4/2026).(Foto:Dok/Humas)

Simalungun, Mediautama.news – Dorongan percepatan investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei kian menguat. Pemerintah Kabupaten Simalungun dan para pelaku usaha duduk satu meja dalam forum Coffee Morning, di Gedung Administrator KEK Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Jumat (17/4/2026), membahas strategi konkret menjadikan kawasan ini sebagai motor pertumbuhan ekonomi baru.

Plt Administrator KEK Sei Mangkei, Irwan Hercules Sitorus di forum komunikasi tersebut mengatakan, pertemuan ini sebagai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi. Ia mengungkapkan bahwa kinerja kawasan menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan nilai produksi mencapai 19,1 persen dan kontribusi ekspor sebesar 13,3 persen.

Menurutnya, lebih dari 70 persen produk yang dihasilkan bahkan telah menembus pasar internasional, didominasi sektor hilirisasi sawit, karet, pariwisata, dan logistik. Hingga kini, sebanyak 29 pelaku usaha tercatat telah beroperasi di kawasan tersebut.

Meski demikian, Irwan menekankan perlunya peningkatan dukungan infrastruktur, khususnya akses jalan dan fasilitas penunjang lainnya, guna mengimbangi pertumbuhan investasi yang terus meningkat.

Sementara, Wakil Bupati Simalungun, Benny Gusman Sinaga mewakili Bupati bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah, berharap forum ini dapat menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan arah kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan KEK Sei Mangkei.

Dalam sambutan tertulis Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, yang dibacakan Wakil Bupati, disampaikan apresiasi kepada PT KINRA selaku pengelola dan Administrator KEK atas terselenggaranya forum komunikasi tersebut. Pemerintah daerah berharap kegiatan serupa dapat berlangsung secara berkelanjutan sebagai ruang dialog terbuka antara pemerintah dan dunia usaha.

“Kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga untuk memperoleh informasi terkini terkait perkembangan KEK Sei Mangkei, sekaligus menyerap berbagai masukan demi kemajuan kawasan dan manfaatnya bagi masyarakat,” ujar Wakil Bupati.

Dalam kesempatan itu, Pemkab Simalungun juga menegaskan sejumlah komitmen konkret bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Di antaranya rencana pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) di Kota Perdagangan guna menyiapkan tenaga kerja yang kompeten dan sesuai kebutuhan industri.

Selain itu, pemerintah daerah akan memperkuat koordinasi dengan PT KINRA terkait pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), penyediaan hunian layak bagi pekerja, serta penyusunan kajian teknis pembentukan satuan tugas (satgas) khusus KEK Sei Mangkei.

Dukungan terhadap peningkatan infrastruktur juga menjadi perhatian utama, termasuk rencana peningkatan jalan provinsi di sekitar kawasan yang telah disepakati bersama antara pemerintah provinsi, pengelola KEK, dan para pemangku kepentingan lainnya.

Bupati Simalungun selaku Ketua Dewan Kawasan menegaskan harapannya agar KEK Sei Mangkei mampu memberikan dampak nyata, terutama dalam membuka lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Meski dihadapkan pada tantangan global akibat dinamika ekonomi dan geopolitik, pemerintah daerah optimistis iklim investasi yang kondusif tetap dapat terjaga melalui sinergi yang kuat.

“Kita merupakan satu-satunya kawasan ekonomi khusus di Sumatera Utara dengan fokus manufaktur. Kebijakan ini bertujuan memberikan kemudahan perizinan dan kepastian hukum bagi investor, sekaligus mendorong pembangunan daerah,” tegasnya.(Sim1)

Editor: AR Manik