ASAHAN  

Dilantik, Pengurus Dalihan Natolu Tabagsel Asahan Komitmen Jaga Persatuan

Foto Bersama: Pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Tabagsel, Kabupaten Asahan yang baru dilantik berfoto bersama dengan undangan yang hadir, Sabtu (25/4/2026).(Foto:Dok/Diskominfo)

Asahan, Mediautama.news – Pelantikan Pengurus Lembaga Adat Dalihan Natolu Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) Kabupaten Asahan Periode 2025–2029 berlangsung sukses, bertempat di Rumah Adat Solo Godang Tabagsel, di Jalan Nusa Indah Kelurahan Sei Renggas, Kota Kisaran Barat, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan, menjaga nilai budaya, serta merawat kebersamaan di tengah masyarakat yang majemuk.

Mengusung tema “Tabagsel Sahabat Semua Etnis, Merajut Kebersamaan dalam Keberagaman”, acara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting. Hadir antara lain perwakilan Bupati Asahan, Mohammad Azmy Ismail, Anggota DPR RI H. Ansori Siregar, jajaran DPRD Provinsi dan Kabupaten, unsur Forkopimda, Ketua MUI, para tokoh adat, serta pemimpin berbagai etnis di Asahan.

Ketua yang baru dilantik, Nauli Parlaungan Siregar, menyampaikan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan. Ia mengajak seluruh pengurus untuk menjaga amanah dengan memperkuat solidaritas, menyusun program kerja nyata, dan melestarikan adat istiadat di tengah perkembangan zaman.

“Lembaga ini berdiri sejak 2008 sebagai warisan para pendahulu. Kita wajib menjaga dan mengembangkannya agar nilai-nilai luhur tetap terjaga,” ujarnya.

Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menegaskan dukungan penuh terhadap keberadaan lembaga adat sebagai mitra strategis.

“Kami mendukung penuh Dalihan Natolu. Organisasi ini diharapkan tidak hanya menjaga budaya, tapi juga berkontribusi di bidang sosial, ekonomi, dan menjaga stabilitas keamanan daerah,” tegasnya.

Melalui pelantikan ini, seluruh elemen masyarakat diajak untuk terus memperkuat sinergi dan gotong royong demi mewujudkan Asahan yang semakin sejahtera, religius, dan maju.

Editor: AR Manik