WFH ASN Hemat Anggaran Perjalanan Dinas Rp1,95 Triliun

Menteri PANRB, Rini Widyantini (Foto:Dok/panrb)

Jakarta, Mediautama.news – Pemerintah mengklaim kebijakan bekerja dari rumah (WFH) sepekan sekali bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) berhasil menghemat anggaran perjalanan dinas hingga utilitas selama April 2026.

Menteri PANRB, Rini Widyantini, mengatakan hasil evaluasi menunjukkan efisiensi perjalanan dinas mencapai Rp1,95 triliun. Selain itu, anggaran utilitas pemerintah juga dihemat sebesar Rp65,6 miliar.

Pemerintah turut mencatat peningkatan 100.817 dokumen Tanda Tangan Elektronik (TTE) secara nasional sebagai bagian dari percepatan digitalisasi birokrasi. “Efisiensi tidak berarti mengurangi layanan. Fleksibilitas kerja menjadi pintu masuk transformasi digital pemerintahan,” ujar Rini dalam siaran pers, Jumat (29/5/2026), melansir CNBC indonesia.

Rini menegaskan, kualitas layanan publik tetap terjaga selama penerapan WFH. Pemerintah mencatat 95 persen layanan publik tetap stabil bahkan meningkat, sementara seluruh pengaduan masyarakat tetap tertangani melalui kanal resmi.

Menurutnya, capaian tersebut didukung penguatan budaya kerja digital ASN dan penerapan Digital Public Infrastructure (DPI), seperti identitas digital, pertukaran data antarinstansi, dan sistem pembayaran digital pemerintah.

Meski demikian, evaluasi juga menemukan perlunya penguatan budaya kerja digital dan koordinasi antarunit kerja agar layanan publik tetap optimal dalam pola kerja fleksibel.

Dengan hasil evaluasi yang dinilai positif, pemerintah memutuskan memperpanjang kebijakan WFH ASN melalui Surat Edaran terbaru dari Menteri PANRB untuk instansi pusat dan Menteri Dalam Negeri untuk pemerintah daerah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan kebijakan tersebut akan tetap diiringi imbauan agar ASN bekerja produktif, disiplin, dan tetap mengutamakan pelayanan publik.(r)

Editor: Edward