MediaUtama | Madina – Sosok H Indra Porkas Lubis, MA yang selama ini digadang-gadang masyarakat Mandailing Natal (Madina) sebagai Bakal Calon Bupati Madina pada periode pemilihan Kepala Daerah mendatang ternyata tidak bertepuk sebelah tangan.
Diketahui latar belakang H. Indra sebagai Pimpinan Pondok Pesantren merupakan satu keunggulan tersendiri dalam menyelami psikologis masyarakat yang ingin mengharapkan perubahan yang lebih baik di Kabupaten Mandailing Natal.
Bersama Chairul Amri Nasution Pengusaha Agrobisnis yang akan menjadi Calon Wakil Bupati Mandailing Natal mendampingi H. Indra Porkas, MA , sukses menghadirkan Ustadz Abdul Somad yang sangat dicintai masyarakat Mandailing Natal.
Acara terselenggara di Lapangan Aek Godang, Desa Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan Kota, Kabupaten Mandailing Natal.
Pantauan media ribuan warga Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara sangat antusias mengikuti tabligh Akbar yang diisi oleh Ustadz Abdul Somad, Senin 09 Maret 2020 lalu. Hal ini dapat dilihat saat berlangsungnya acara Tabligh Akbar yang Bertema Peringatan Isra’ Mi’raj itu begitu tertib.
Apresiasi Kader Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal dalam pengamanan acara yang menghadirkan Datuk Seri Ulama Setia Negara tersebut juga tidak terlepas hubungan baik yang terjalin selama ini diantara H. Indra Porkas Lubis, MA dengan Sahriawan Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Mandailing Natal yang akrab disapa Kocu tersebut.

Turut hadir dalam Tabligh Akbar ini H.Maskur Subhan Daulay Pimpinan Pondok Pesantren Syakira Barumun – Palas,Sahriawan ketua PP Mandailing Natal, H Atas Tokoh Masyarakat Sipolu-polu, H Sahurdi Tokoh Masyarakat Pintu Padang Jae.
Terkait Pilkada serentak yang akan dilaksanakan kabupaten Mandailing Natal beberapa bulan kedepan, dalam Tabligh Akbar tersebut Abdul Somad juga mengajak seluruh jamaah untuk memilih Pemimpin yang kiranya benar-benar memperjuangkan agama Islam dalam kewenangannya nanti.

“Dengan menjadi Pemimpin itu adalah salah satu jalan untuk berjihad, sebab jika kita pahami tanda tangan seorang Pemimpin itu adalah arah dari nasib masyarakat di sebuah daerah,” ucapnya.
Lanjut dikatakan Ustad Abdul Somad, kalau kita memilih Pemimpin yang lebih mengedepankan tuntunan Agama dalam menjalankan pemerintahannya.
“Pemimpin yang Islami, ia memahami bahwa dirinya dapat melaksanakan jihad melalui kebijakannya dalam setiap kesempatan,” ungkapnya.
Sumber : Tim Publikasi Madina Bincar






