MediaUtama | Rokan Hulu – Persaingan bakal calon (Balon) Bupati dan Wakil Bupati yang akan bertarung dalam Pilkada serentak 09 Desember 2020 nanti dalam mendapatkan Rekomendasi dari Partai pengusung semakin ketat.
Namun, semua proses politik yang terjadi saat ini masih berlangsung dinamis dan dalam batas kewajaran serta dinamika politik.
Menurut Ir H Hafith Syukri MM, Ketua DPC PKB Rokan Hulu (Rohul), Riau, sampai saat ini belum ada partai politik (Parpol) yang mengeluarkan Rekom pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati secara resmi, karena pendaftaran di KPU sendiri jadwalnya masih lama.
“Ya, proses politik yang terjadi masih dinamis dan masih seputar mencari dukungan Parpol pengusung serta koalisi Parpol di tingkat daerah, sementara di DPP Parpol sendiri belum mengeluarkan Rekom yang digunakan untuk pendaftaran calon ke KPU, “kata Hafith yang juga Salah seorang Balon Bupati yang sudah mendaftar di beberapa Partai Politik, Sabtu (6/5/2020)
Kendati persaingan merebut dukungan Parpol kian ketat, Hafith Syukri mengaku optimis dirinya akan diusung Parpol menjadi salah seorang calon Bupati Rohul pada Pilkada 9 Desember 2020.
“Ya, pasti dong tetap optimis, dari komunikasi politik yang kita lakukan secara intens dengan Parpol, terutama dengan visi misi yang dikemukakan, kita yakin akan diusung beberapa Parpol tersebut, hanya saja kita msh menunggu proses mekanisme pencalonan di partai tersebut,” kata Hafith yang disebut sebut berpasangan dengan Pengusaha muda Afrizal Anwar (Pican) itu.
Selain itu, kata Hafith yang juga Wakil Bupati Rohul 2011 – 2016 itu, dari beberapa survey Parpol dan Lembaga Survey, namanya masih masuk di papan atas.
“Dengan beberapa alasan itulah kita tetap optimis dicalonkan Parpol untuk maju pada Pilkada nanti, apalagi kita sudah punya modal 3 kursi PKB di DPRD Rohul,” ungkap Hafith yang sudah mengantongi Rekom DPP PKB tersebut.
Karena itu, lanjut Hafith, saat ini pihaknya secara aktif memantau dinamika dan proses politik yang terjadi sembari tetap berkomunikasi secara aktif dengan pengurus Parpol.
“Kita juga harus memberi pembelajaran politik secara benar kepada masyarakat tentang proses yang terjadi saat ini, bahwa semuanya berlangsung dinamis sampai nanti keluarnya Rekom DPP Parpol pengusung dan pendaftaran ke KPU sekitar bulan September 2020, jadi masih panjang waktunya, ” kata Hafith sambil tersenyum.
[Dendy]






