Seorang Pria Ditemukan Tewas di Toilet Plaza Millenium Medan

Ket Foto : Penemuan mayat di kamar mandi Plaza Millenium Jalan Kapten Muslim Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (23/10/2020) membuat geger.

MediaUtama | Medan – Penemuan mayat dalam toilet Plaza Millenium Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Medan Helvetia, Jumat (23/10/2020) membuat geger. Korban berinisial DS diduga meninggal dunia lantaran penyakit paru-paru yang dialaminya.

Kapolsek Medan Helvetia, Kompol Pardamean Hutahean, Jumat (23/10/2020) malam saat dikonfirmasi membenarkan penemuan mayat dalam toilet pusat perbelanjaan HP tersebut.

“Benar, kita menerima informasi adanya mayat, kemudian tim turun ke lokasi untuk melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) sekaligus mengevakuasi korban,” kata Pardamean.

Dari pemeriksaan saksi-saksi, Pardamean mengatakan korban berinisial DS datang ke Plaza Millenium hendak membeli handphone (Hp) android.

“Menurut saksi M Br S (49) sekira pukul 15.00 WIB korban memesan Grab sendiri mau ke Plaza Millenium dan janji jumpa. Sebelumnya, saat komunikasi via telepon korban mengaku hendak membeli sebuah Hp android untuk jaga orang tua yang sedang sakit,” ungkapnya.

Setibanya ke lokasi korban DS memberitahukan kepada M Br S dengan cara menelepon. Selanjutnya korban masuk ke pusat perbelanjaan ponsel tersebut.

“Setelah berada dalam Mall, korban lalu pergi ke kamar mandi. Sedangkan saksi membeli minuman dan menunggu korban keluar dari kamar mandi,” kata Pardamean.

“Saksi menunggu dekat kamar mandi namun korban tak kunjung keluar dari kamar mandi. Tak lama kemudian saksi mendengar ada suara orang dari dalam kamar mandi yang mengatakan ada seorang laki-laki yang sedang batuk darah,” tambahnya.

Mendapat informasi tersebut saksi masuk ke dalam kamar mandi dan mendapati korban sudah terkapar. Atas kejadian tersebut Unit Reskrim Polsek Medan Helvetia melakukan olah TKP bekerjasama dengan Tim Inafis Polrestabes Medan.

“Menurut saksi-saksi korban ada mengalami sakit paru. Namun kami akan mendalami dan memeriksa saksi-saksi yang ada. Untuk saat ini jenazah korban kami boyong ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk keperluan visum,” pungkasnya.

[MU-06]