Home / OLAHRAGA

Rabu, 20 Januari 2021 - 23:40 WIB

Ahsan Bermain dengan Rasa Sakit di Toyota Thailand Open

Ket Foto : Mohammad Ahsan merasakan sakit di bagian betis kaki kiri pada babak pertama Toyota Thailand Open 2021. (Dok. Humas PBSI)

Ket Foto : Mohammad Ahsan merasakan sakit di bagian betis kaki kiri pada babak pertama Toyota Thailand Open 2021. (Dok. Humas PBSI)

MediaUtama | Jakarta – Mohammad Ahsan mengaku bermain dengan rasa sakit pada babak pertama Toyota Thailand Open 2021, Rabu (20/1/2021) waktu setempat.

Meski demikian, Ahsan bersama Hendra Setiawan bisa melewati adangan Marcus Ellis/Chris Langridge.

Ahsan mengaku bermasalah di bagian betis kiri. Masalah di kaki itu ia alami saat bermain di perempat final Yonex Thailand Open 2021 melawan ganda Korea Selatan, Choi Solgyu/Seo Seung Jae.

Di laga tersebut, Ahsan bersama Hendra harus mengakui keperkasaan Choi/Seo. Ahsan/Hendra kalah dengan dua gim 16-21, 19-21.

“Saya kan lagi ada problem juga nih kaki, kaki saya ketarik. Itu pas lawan Korea (Choi Solgyu/Seo Seung Jae) kemarin sih ya, pas terakhir-terakhirnya baru kerasa sakit, bagian betis kiri. Dipakai latihan memang belum pulih banget gitu, tapi ya asal jangan tambah parah banget sih, selama masih bisa ditahan,” ujar Ahsan seperti dikutip dari situs resmi PBSI dilansir dari CNNIndonesia.com.

Ahsan/Hendra memang sempat kesulitan meladeni permainan Ellis/Langridge di gim pertama. The Daddies bahkan tertinggal 2-11 pada interval gim pertama dari pasangan Inggris tersebut.

IKLAN ADS

Setelah interval, Ahsan/Hendra mampu tampil lebih baik. Ahsan/Hendra bisa mengejar perolehan poin Ellis/Langridge untuk menang 23-21.

Di gim kedua, pertarungan antara Ahsan/Hendra vs Ellis/Langridge tetap berjalan ketat. Namun, pengalaman Ahsan/Hendra membuat mereka bisa tampil lebih stabil untuk mengakhiri perlawanan Ellis/Langridge dengan 21-15.

Ahsan mengakui permainanya bersama Hendra belum berada di level terbaik pada awal gim pertama. Selain itu, Ellis/Langridge juga tampil tidak kenal lelah sehingga membuat Ahsan/Hendra kerepotan.

“Memang dari permainan, kita nggak mau nyerah gitu aja. Waktu awal-awal main nggak enak, tetap kita cari solusi, dan tetap optimistis bisa ngejar. Kalau misalnya kalah pun tetap ada perlawanan lah. Solusinya tadi saya lebih banyak main di depan,” ucap Ahsan.

“Pasangan Inggris ini mereka ulet ya. Waktu awal-awal sih nggak gampang mati di gim pertama. Kita juga di awal mungkin terbawa dengan pola permainannya mereka. Akhirnya coba buktiin kita lebih inisiatif lah, mau tahan capek aja gitu.”

[MU/CNNI]

Share :

Baca Juga

OLAHRAGA

Ronaldo dan Ramos Tak Mampu Bujuk Lewandowski ke Madrid

OLAHRAGA

Komentar soal Messi, Mourinho Sindir Man City

BERITA UTAMA

Prediksi Napoli vs Manchester City 2 November 2017

OLAHRAGA

Vieri Menilai Ronaldo Lebih Hebat dari CR7

OLAHRAGA

Prediksi Norwegia Vs Israel, Haaland Jadi Andalan

OLAHRAGA

Jadwal Final Korea Open: Fajar/Rian vs Kamura/Sonoda

BERITA UTAMA

Prediksi Huddersfield Town vs Manchester United 21 Oktober 2017

OLAHRAGA

Prediksi Pertandingan Swedia vs Perancis : Tantangan Berat