Home / KRIMINAL

Rabu, 20 Januari 2021 - 22:50 WIB

Ketum DPP PJTSI Juga Ketua LBH-PJTSI Resmi Laporkan Oknum Wartawan ‘CS’ ke Poldasu Terkait Dugaan Pencemaran Nama Baik

MediaUtama | Medan – Kasus video bagi-bagi uang di Polrestabes Medan yang sempat viral di media sosial, tampak semakin bergulir panas di kepolisian. Pasalnya, CS, yang terekam di video tersebut merasa keberatan dan melaporkan NS yang dituding sebagai penyebar video di media sosial group WhatsApp.

Tak hanya itu, pemberitaan pun dilakukan di media online dengan menyebut NS sebagai pelaku penyebar video viral itu dan memviralkannya ke group group whatsapp hingga ada yang berulang-ulang menshare berita itu ke group whatsapp.

Mendapati pemberitaan yang dinilai sepihak dan mencemarkan nama baik, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Jurnalis Team Sergap Indonesia (Ketum DPP PJTSI) dan juga Ketua LBH-PJTSI Nelly Simamora Amd balik melaporkan oknum wartawan CS ke Poldasu tentang peristiwa Pidana UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP Pasal 310 dan 311 KUHPidana, Rabu (20/1/2021).

Baca Juga :  Gelapkan Motor Teman, Pria Ini Ditangkap Setelah Tiga Bulan Kabur

Dalam laporan yang diterima dengan nomor STTLP/127/1/2021/Sumut/SPKT II tersebut, disebutkan CS sudah melakukan pencemaran nama baik dengan menuding NS sebagai pelaku penyebaran video yang sempat viral di kalangan grup Whatsapp jurnalis.

IKLAN ADS

“Video itu viral di berbagai kalangan grup wartawan, karena menyebutkan wartawan bagi-bagi uang. Saya mengetahui video itu dari grup whatsapp wartawan. Saya juga membawa saksi beberapa wartawan yang melihat video tersebut beredar di banyak grup,” kata Nelly Simamora selaku Pemred di beberapa media online yang juga miliknya.

Baca Juga :  Polsek Delitua Berhasil Ungkap Kasus Curanmor

Nelly meyakini nama orang yang disebut berinisial NS dalam pemberitaan di media online adalah namanya. “Saya meyakini inisial NS itu dari surat laporan oknum wartawan CS yang tertulis Nelly Simamora dalam STTLP-nya. Seharusnya yang melaporkan saya, mengusut lebih dulu siapa yang memvideokan dan siapa penyebar lebih dulu sehingga menjadi viral di kalangan wartawan. Bagaimana pun saya mau nama saya dibersihkan,” tegas Nelly.

Sementara Maria, salah seorang wartawan yang menyaksikan video tersebut mengakui, sempat terkejut melihat di video bagaimana sejumlah orang yang disebut-sebut wartawan memperebutkan uang. “Jujur saja, saya sudah hampir 20 tahun menjadi wartawan, tak seorang pun yang saya kenal di video itu. Saya melihat video itu sudah viral dishare hampir di seluruh grup whatsapp wartawan,” kata Maria.

Baca Juga :  Gelapkan Motor Teman, Pria Ini Ditangkap Setelah Tiga Bulan Kabur

Maria menyebutkan, kedatangannya untuk menjadi saksi terkait video viral yang sempat meresahkan kalangan wartawan tersebut. “Ya memang benar video itu sudah menyebar kemana-mana dan saya pertama kali mengetahui dari grup Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut,” imbuhnya.

[MU/Rel]

Share :

Baca Juga

KRIMINAL

Kasus Penembakan Personil Polsek Medan Barat, Polisi Buru 5 Tersangka Lainnya

KRIMINAL

Info Penggerebekan Diduga Bocor, Arena Judi di STM Hilir Kosong Saat Dikepung Polisi

KRIMINAL

Tekab Polsek Sunggal Ringkus Seorang Penyalahguna Narkoba 

KRIMINAL

Aksi Pencurian di Mesjid Jami Bunut Terekam CCTV

KRIMINAL

Polrestabes Medan Musnahkan Barang Bukti 358 Kg Ganja Senilai Rp 1,7 Miliar

KRIMINAL

Besok, 8 Tersangka Kasus Kebakaran Kejagung Bakal Jalani Pemeriksaan

KRIMINAL

Pak Kapoldasu, Judi Marelan Pasar 7 Tak Peduli Covid-19

KRIMINAL

Dua Pelaku Pelemparan Batu Terhadap Massa Demo dari Atas Gedung DPRD Medan Ditangkap