Medan, Mediautama.news – Sumatera Utara (Sumut) akan menjadi tuan rumah pelaksanaan kejuaraan Barongsai bertajuk International Lion Dance Championship 2023 digelar di GOR Futsal Pemprovsu, 3-5 Maret 2023.
Tim-tim dari Indonesia hingga Malaysia, Thailand dan Singapura dipastikan ikut dalam kejuaraan yang memperebutkan Piala Bergilir Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi dan Piala Tetap MITSU.
Ketua Umum FOBI Sumut, Peter Suhendra menjelaskan, kejuaraan ini bagian dari persiapan atletnya untuk menghadapi PON XXI/2024 Aceh – Sumut. Apalagi nantinya Barongsai dipertandingkan di Sumut pada PON 2024.
Namun, menurutnya, tim pelatda tidak satu tim di event ini. Mereka tersebar di masing-masing klub dan pengcab. Ini masih tahap seleksi. “Saat ini baru ada 15 atlet pelatda dari total 36 atlet,” ucap Peter di Medan, Senin (27/2/2023).
Turut mendampingi Peter Suhendra sejumlah pengurus dan panitia lainnya seperti Juswan Tjoe (Ketua Harian MITSU), Bobby C Halim (Sekum FOBI Sumut), Ridwan Loemanto (Bendahara FOBI Sumut), David So (Ketua Panitia/Wakil Ketua Umum I), Erianto (Sekretaris Panitia/Wakil Bendahara Umum), Hendy Ong (Wakil Ketua Umum II) dan Johan Tjongiran (Kabid Pertandingan FOBI Sumut).
Sementara, ketua oanitia pertandingan International Lion Dance Championship 2023, David So melaporkan, ada 292 atlet dari 92 tim akan bertanding pada event ini. Selain itu, total 23 juri ditugaskan untuk memimpin pertandingan, termasuk 4 dari internasional dan 4 dari Sumut.
Dijelaskan, untuk Sumut ada beberapa klub yang kirim tim, seperti dari Deliserdang, Binjai, Siantar dan lainnya. Ada 5 nomor yang diperlombakan. Mulai dari kecepatan, ketangkasan, halang rintang, tradisional dan taulo bebas/tonggak.
” Semua nomor ini dipertandingan di PON. Untuk PON ada 10 nomor pertandingan. Total hadiah Rp 103 Juta diperebutkan termasuk medali dan trofi,” ungkapnya.
Sedangkan Ketua Harian MITSU, Juswan Tjoe event ini menjadi ajang pemanasan bagi para atlet Sumut agar tidak kewalahan tampil di PON 2024.
“Ini tugas berat kepada mereka (FOBI Sumut). Jadi lewat event ini, atlet bisa cari pengalaman agar nantinya bisa menjawab target emas di PON 2024,” tegas Juswan Tjoe.(Md 1)
Editor: Edward






