Jakarta, Mediautama.news – Seorang perempuan warga negara Israel didakwa merencanakan pembunuhan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu. Identitas lengkap perempuan tersebut belum diungkap ke publik.
Dikutip dari AFP dan dilansir dari CNNIndonesia.com, Jumat (25/7), dakwaan resmi diajukan oleh jaksa penuntut pada hari yang sama.
Dalam dokumen dakwaan, perempuan itu disebut terlibat dalam aksi protes politik terhadap pemerintah dan kemudian memutuskan untuk membunuh Netanyahu.
Motif pembunuhan diduga muncul setelah perempuan tersebut didiagnosis mengidap penyakit terminal kondisi medis yang tidak dapat disembuhkan dan diperkirakan akan berujung pada kematian dalam jangka waktu tertentu. Meski bisa ditangani, pengobatan hanya ditujukan untuk meredakan gejala atau memperlambat perkembangan penyakit.
Jaksa mengungkapkan, rencana pembunuhan terbongkar saat perempuan tersebut mencoba memperoleh granat berpeluncur roket sebagai senjata untuk menjalankan aksinya.(r)
Editor: Edward






