SUMUT  

Pemkab Simalungun Percepat Pemanfaatan Kios Relokasi Pasar Serbalawan

Pemanfaatan: Pemkab Simalungun mempercepat pemanfaatan kios relokasi bagi pedagang korban kebakaran Pasar Inpres Serbalawan melalui rapat koordinasi bersama para pedagang dan pemangku kepentingan di Kantor Camat Dolok Batu Nanggar, Senin (6/7/2026).(Foto:Dok/Humas)

Simalungun, Mediautama.news – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun mempercepat pemanfaatan kios relokasi bagi pedagang korban kebakaran Pasar Inpres Serbalawan melalui rapat koordinasi bersama para pedagang dan pemangku kepentingan di Kantor Camat Dolok Batu Nanggar pada Senin (6/7/2026).

Rapat yang merupakan tindak lanjut arahan Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, itu bertujuan mempercepat pemulihan aktivitas ekonomi para pedagang yang terdampak kebakaran Pasar Inpres Serbalawan pada 18 Agustus 2025.

Camat Dolok Batu Nanggar, Siti Aminah Siregar, menegaskan pemerintah berkomitmen mendukung proses relokasi agar pedagang segera kembali berusaha. Sebagai bentuk dukungan, biaya listrik kios selama tiga bulan pertama akan ditanggung pemerintah kecamatan.

Dukungan juga datang dari Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) Kabupaten Simalungun yang siap menempatkan petugas keamanan selama 24 jam di kawasan relokasi.

Dalam rapat tersebut, perwakilan pedagang menyampaikan masih terkendala keterbatasan modal usaha serta perlunya perbaikan sirkulasi udara dan tata letak kios agar lebih layak ditempati.

Melalui musyawarah, disepakati pedagang diberi waktu hingga 19 Juli 2026 untuk menempati kios yang telah dialokasikan. Kios yang tidak dimanfaatkan akan dialihkan kepada pedagang lain. Pedagang juga diperbolehkan melakukan penyesuaian kios dengan persetujuan pemerintah kecamatan, serta diwajibkan membuat surat pernyataan sebelum beroperasi.

Selain itu, pemerintah akan menerbitkan Kartu Induk Berjualan (KIB) bagi pedagang yang aktif menempati kios sebagai bagian dari penataan administrasi pasar.

Pemkab Simalungun berharap percepatan pemanfaatan kios relokasi dapat menghidupkan kembali aktivitas perdagangan dan mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascakebakaran Pasar Inpres Serbalawan.(Sim1)

Editor: AR Manik