HUKUM  

Terkait Dugaan Pemotongan BLT, IPPM PALAM Laporkan Kades Sangkir Indah ke Polres Rokan Hulu

Ket Foto : Terkait Dugaan Pemotongan BLT, IPPM PALAM Laporkan Kades Sangkir Indah ke Polres Rokan Hulu.

MediaUtama | Rokan Hulu – Ikatan Pemuda Pelajar Mahasiswa Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam (IPPM PALAM) akan melaporkan Kepala Desa (Kades) Sangkir Indah ke Polres Rokan Hulu, terkait adanya dugaan Pemotongan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) untuk warga terdampak Covid-19.

Ketua Mahasiswa Pagaran Tapah Darussalam, Icwan saat dikonfirmasi mengatakan awalnya dia mendapat pengaduan dari warga setempat karena adanya dugaan atas pembagian BLT DD yang tidak merata.

“Sejumlah warga disana mengeluh terkait tentang pembagian dana BLT DD di Desa Sangkir Indah, Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam, yang mana saat itu sebagian warga ada yang menerima uang sebesar Rp 300 ribu dan Rp 410 ribu yang dibagikan sebelum Lebaran Idul Fitri 1441 H,” ungkapnya.

Kemudian warga setempat membandingkan dengan pembagian BLT DD dengan Desa tetangganya yang justru mendapatkan BLT DD senilai Rp 600 ribu.

“Berdasarkan Keluhan sejumlah warga Desa itu maka kami turun ke lapangan untuk investigasi secara langsung kepada warga yang menerima bantuan tidak sesuai tersebut, ternyata benar adanya kami menemukan pemotongan pembagian dana BLT DD tersebut,” jelasnya.

Ditambahkannya, kami sebagai organisasi Mahasiswa memiliki Agent of Control dari Pemerintah dan kami juga sudah memiliki visi misi sebagai Agent of Control Pemerintah,  sosial kemanusian dan Agent of Change.

“Oleh sebab itu, kami sebagai mahasiswa akan menindaklanjuti hal tersebut,” tegas Ketua IPPM PALAM yang juga selaku Bendahara Umum HIMAROHU RIAU

Dia menjelaskan, Bahwa berdasarkan pada Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia NOMOR 50/PMK.07/2020  Pasal 32A Ayat (5) yang berbunyi.

“Besaran BLT Desa Sebagaimana mana dimaksud pada ayat (1) ditetapkan sebesar Rp. 600.000 (enam ratus ribu rupiah) untuk bulan pertama sampai dengan bulan ketiga per keluarga penerima manfaat Rp. 300.000 (tiga ratus ribu rupiah) untuk bulan keempat sampai dengan bulan keenam per keluarga penerima manfaat.

Ditempat yang sama Kabid Humas Pemuda Pelajar Mahasiswa (IPPM PALAM) Kecamatan Pagaran Tapah Darussalam Dominicus mengatakan bahwa Mahasiswa sangat prihatin atas kejadian yang dialami warga Desa Sangkir Indah.

“Kami sebagai mahasiswa sangat prihatin atas kejadian ini semoga warga Desa Sangkir Indah kecamatan pagaran tapah Darussalam bisa tabah menerima dan Pemdes Sangkir Indah bisa segera menyelesaikan atau mengklarifikasi masalah ini. Kami juga berharap agar pihak berwajib cepat merespon masalah ini sesuai dengan UU yang berlaku,” tegasnya.

Ket Foto : Kepala Desa Sangkir Indah Arsanik SH.

Terpisah Kepala Desa Sangkir Indah Arsanik SH, Saat dikonfirmasi terkait adanya dugaan pemotongan BLT DD melalui WhatsApp menjelaskan, masyarakat desa kami saling berbagi dan kami Pemerintah Desa memfasilitasi harapan dan keinginan mereka dengan membuat kesepakatan karena saling ber empatik satu dengan yang lainnya merasa senasib sepenanggungan.

“Abang boleh cek di lapangan tidak ada masyarakat yang keberatan bahkan saat ini, kami Pemerintah Desa berupaya yang terbaik atas kebijakan pemerintah yang kami terapkan di Desa kami, meskipun demikian tetap akan kami evaluasi, dan segala konsekuensi yang melanggar regulasi Insha Allah akan saya pertanggung jawabkan selaku Kepala Desa,” ujarnya.

Ditambahkannya, mungkin satu satunya Desa di Rokan Hulu yang seluruh masyarakatnya mendapatkan perhatian akibat dampak virus corona ini di Desa kami.

“Hal ini bisa kami terapkan, karena Desa kami kecil dan masyarakatnya saling bisa mengerti serta memahami situasi dan kondisi yang sama sama dialami,” pungkasnya.

[Dendy]